Laman

Sabtu, 08 Oktober 2016

TICO TORRES "THE HITMAN"




Dilahirkan dengan nama lengkap Hector Juan Samuel Torres pada 7 Oktober 1953 di New York, dan pindah ke Colonia sebuah kota bagian dari Woodbridge Township, New Jersey. Orangtuanya, Emma dan Hector, berimigrasi dari Kuba di 1948. Dia bersekolah di John F. Kennedy Memorial High School di Iselin. Tico memili seorang adik perempuan bernama Opi.

Sebagai seorang penggemar jazz yang masih muda dengan Joe Morello, Tico tidak pernah bisa membayangkan kesuksesan akan datang padanya. Bahkan sebelum dia ikut dengan Jon Bon Jovi di 1983, Tico memiliki karir yang sukses sebagai seorang pemain dram. Pengalamannya di studio dan di panggung dengan Frankie and the Knockouts, Pat Benatar, Chuck Berry, Cher, Alice Cooper, dan Stevie Nicks membantu memantapkannya sebagai seorang pemain kelas atas. Dia telah merekam sejumlah 26 album dengan artis-artis itu. Bermain dengan Bon Jovi makin memantapkan karirnya. Tico adalah salah satu dramer yang diaudisi oleh Kiss di 1980 setelah pemain dram orisinil Peter Criss meninggalkan band.


Tico adalah dramer orisinil untuk band glam rock T. Roth and Another Pretty Face dan bermain di album debut mereka Face Facts.

Tico bertemu Alec John Such saat bermain dengan sebuah band bernama Phantom’s Opera dan pertemanan inilah yang membawanya ikut dengan Bon Jovi. Saat Jon Bon Jovi, penyanyi utama band, mendekati Tico, dia menolak karena fakta bahwa Jon lebih muda 9 tahun dari Tico. Mengabaikan hal ini dia berkata bajwa penampilan berkharisma dari Jon dan melihat Jon tampil yang membuatnya tertarik untuk bergabung dengan band.


Beberapa band tumbuh di era pop-metal seperti Bon Jovi. Kuintet asal New Jersey ini membangun variasi hard rock yang melodik dan professional – salah satu yang menjadi daya tarik bagi remaja hingga orang dewasa. Video-video mereka membantu Slippery When Wet (1986) dan New Jersey (1988) menjadikan status multi-platinum di seluruh dunia. Grup ini mulai merubah citra mereka di awal 90-an, beralih dari metal dan berkonsentrasi pada aliran arena-rock dan balada.

Perubahan dalam gaya itu berhasil, dan Bon Jovi adalah band pop-metal Amerika 80-an yang masih bisa menarik peminat di 90-an.


Di akhir 2002, Bounce, album susulan Crush, menyerbu pasar. Walaupun Bounce tidak menikmati level kesuksesan dari pendahulunya, album ini menghgasilkan single-single hit seperti “Everyday” dan “Bounce”.

Album studio ke 9 band, Have a Nice Day, dirilis pada September 2005. “Have a Nice Day” adalah single pertama yang diambil dari album ini dan single kedua dari album ini “Who Says You Can’t Go Home”, dirilis di AS di musim semi 2006. Di AS versi duet dari “Who Says You Can’t Go Home” dengan penyanyi country Jennifer Nettles dari band Sugarland dirilis, dan di Mei 2006, Bon Jovi membuat sejarah dengan menjadi band Rock & Roll pertama yang mempunyai hit No. 1 di Billboard’s Hot Country Chart. Pada 11 Februari 2007, Bon Jovi juga memenangkan sebuah Grammy Award, untuk “Best Country Collaboration with Vocals” untuk “Who Says You Can’t Go Home”.

Pada Juni 2007, Bon Jovi merilis album studio mereka, Lost Highway. Album ini debut di No. 1 di Billboard chart, pertama kali bahwa Bon Jovi mempunyai sebuah album nomor satu di chart AS setelah perilisan New Jersey di 1988. Berkat basis penggemar musik country bagi band, album ini terjual 292.000 kopi di minggu pertama penjualannya di AS, dan menjadi album nomor satu Bon Jovi ketiga di AS.

Pada 6 April 2009, diumumkan bahwa Tribeca Film Festival akan menayangkan film dokumentasi Bon Jovi berjudul When We Were Beautiful. Film ini diikuti dengan Lost Highway Tour oleh band selama 2008. Film ini disutradari oleh Phil Griffin.

Album Bon Jovi dirilis pada 2013 dengan judul What About Now dan This House Is Not For Sale pada 2016.

Tico juga ikut ambil bagian di album solo milik gitaris Bon Jovi, Richie Sambora di album Strangers in This Town yang dirilis pada 1991.

Dikenal sebagai “The Hitman” Tico diketahui mempunyai bakat lain: melukis. Dia telah melakukan pameran untuk karya seninya sejak 1994. Pertunjukan yangsukses dilakukan di Ambassador Galleries di Soho, New York. Tico adalah seorang pelukis yang belajat sendiri, yang melukislukisan ekspresif yang memperlihatkan adegan dari kehidupan sehari-hari dan kehidupan dengan band.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...