Laman

Selasa, 04 Oktober 2016

STEVIE RAY VAUGHAN




Dilahirkan pada 3 Oktober 1954 di Dallas, Texas. Dia merupakan musisi terdepan dalam pergerakan blues pada 1980-an, membawa kembali para penggemar ke dalam musik yang bertenaga, membawa gaya permainan yang membuatnya sebanding dengan beberapa pahlawannya seperti Jimi Hendrix, Otis Rush dan Muddy Waters. Empat album studio utamanya menuai kesuksesan kritisi dan komersil, menjulang tinggi di chart musik dan membuat penuh stadion-stadion di seluruh negeri.

Terinspirasi oleh permainan gitar kakaknya Jimmie, dia mulai bermain gitar pada usia 10 tahun. Dia tidak pernah belajar membaca notasi, dia belajar sendiri untuk memainkan blues pada saat dia mencapai SMA, mencoba kemampuan panggungnya di klub-klub Dallas pada saat ada kesempatan.

Saat SMA, dua telah bermain dengan beberapa band garasi. Tapi kurang mendapatkan pendidikan akademis, dia berjuang untuk bertahan di sekolah. Menyusul pendaftaran program seni yang disponsori oleh Southern Methodist University, dia keluar dari sekolah, pindah ke Austin dan berkonsentrasi untuk berpenghasilan sebagai musisi. Untuk mencapainya, dia mengumpulkan botol soda dan bir untuk ditukar dengan uang dan tempat tidur di beberapa rumah temannya. Sisa waktunya dia gunakan untuk bermain musik, keluar masuk berbagai band yang mempunyai jadwal manggung di wilayah Austin.


Pada 1975, di adan beberapa temannya membentuk Triple Threat. Setelah beberapa pergantian, grup itu berubah nama menjadi Double Trouble, terinspirasi oleh lagu Otish Rush. Dengan Vaughan pada vocal, grup ini membangun basis penggemar yang kuat di seantero Texas. Kemudian popularitas mereka menyebar keluar Lone Star State. Pada 1982, grup ini menarik perhatian Mick Jagger, yang mengundang mereka di pesta pribadi di New YorkCity. Pada tahun yang sama, Double Trouble tampil di Montreux Blues & Jazz Festival di Swiss.

Selama disana, kemampuan musik Vaughan menarik perhatian David Bowie, yang memintanya untuk bermain di album berikut, Let’s Dance. Dengan beberapa kemampuan komersil di belakang mereka, Vaghan dan rekan-rekan sebandnya teken kontrak dengan Epic, dimana mereka ditangani oleh musisi dan produser legendaries, John Hammon, Sr.
Rekaman yang dihasilkan, Texas Flood, tidak mengcewakan, mencapai No. 38 di chart dan mendapat perhatian dari stasiun rock di seluruh negeri. Untuk bagiannya, Stevie dipilih sebagai Best Talent dan Best Electric Blues Guitarist di angket pembaca oleh Guitar Player Magazine pada 1983. Double Trouble melakukan tur yang sukses, dan kemudian merekam album kedua, Couldn’t Stand the Weather, yang ada di No, 31 di chart dan mendapatkan emas di 1985.

Rekaman lainnya (album live, Live Alive dan kemudian koleksi studio lainnya, Soul to Soul) dan keuksesan lain mengikuti. Ada nominasi Grammy dan pada 1984 Vaughan mendapatkan pengakuan oleh National Blues Foundation Awards, yang menyebutnya sebagai Entertainer of the Year dan Blues Instrumentalist of the Year. Dia menjadi musisi kulit putih pertama yang menerima kedua kehormatan itu.

Tapi kehidupan pribadi Vaughan berbanding terbalik. Hubungannya dengan istrinya, Lenora Darlene Bailey, yang dia nikahi pada 1979, bubar. Dia berjuang dengan masalah obat-obatan dan alcohol. Akhirnya, menyusul pingsannya dia pada sebuah tur di Eropa pada 1986, gitaris ini mengikuti rehabilitasi.

Untuk tahun berikutnya, Vaughan menjauh dari scene musik yang bertegangan tinggi yang telah mendominasi hidupnya selama separuh decade terakhir. Tapi pada 1988, dia dan Double Trouble mulai manggung lagi dan membuat rencana untuk album lainnya. Pada Juni 1989, grup ini merilis album studio keempat mereka, In Step. Rilisan ini mencapai No. 33 di chart, dan mereka memperolah sebuah Grammy for Best Contemporary Blues Recording.

Vaughan sangat menggemari sejarah musik blues sedangkan dia juga bagian darinya. Dia mempunyai “wah-wah” milik Hendric, juga gitar listrik klasik Stratocaster berwarna Merah, Kuning dan National Steel. Favoritnya-dan saalah satu yang sering dia pakai dibandingkan yang lain- adalah 59 strat yang dia panggil “Number One.”

Di musim gugur 1990, Vaughan dan adiknya masuk ke studio untuk mulai mengerjakan sebuah album yang dijadwalkan akan dirilis pada tahun itu. Rekaman itu, Family Style, membuat debutnya pada Oktober, tapi Stevie tidak hidup lagi untuk melihatnya.
 
Pada 26 Agustus 1990, Vaughan dan Double Trouble memainkan sebuah show besar di East Troy, Wisconsin, yang menampilkan Eric Clapton, Buddy Guy, Robert Cray dan Jimmie Vaughan. Selepas tengah malam, Stevie naik helikopter menuju Chicago. Karena tertutup kabut, helikopter itu jatuh ke medan berbukit beberapa menit setelah lepas landas, menewaskan semua orang yang ada di dalam helikopter itu. Vaughan dikubur di Laurel Land Memorial Park di South Dallas. Lebih dari 1.500 orang hadir di acara untuk mengenang sang musisi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...