Laman

Kamis, 06 Oktober 2016

BOB GELDOF




Dilahirkan dengan nama Robert Frederick Xenon Geldof pada 5 Oktober 1951, di Dublin, Irlandia. Geldof dikenal sebagai penyanyi dari band punk Boomtown Rats dan untuk aktifitas politiknya-terutama usaha anti-kemapanannya di Afrika-dengan organisasi Band Aid Live Aid.

Geldof belajar di Black Rock College di Irlandia dan bekerja di Kanada sebagai wartawan pop sebelum kembali ke kampong halamannya pada 1975 untuk membentuk grup punk-rock sukses the Boomtown Rats (1975-86). Grup ini memiliki hit No. 1, single “I Don’t Like Mondays.” Album 1980 mereka, Mondo Bongo, adalah sebuah hit dan menjadi bagian dari penayangan video jaringan MTV yang baru lahir. Pada 1982, Geldof membintangi sebagai “Pink” dalam film Pink Floyd – The Wall.


Tergerak oleh film televisi tentang penyebaran wabah mematikan di Ethiopia, Geldof mendirikan badan amal musik pop Band Aid trust pada 1984, yang mengumpulkan $8 juta untuk pemulihan wabah Afrika melalui perilisan rekaman Do They Know It’s Christamas?. Pada 1985, konser amal Live Aid yang simultan diadakan di London dan Philadelphia dan disiarkan oleh satelit ke seluruh dunia, mengumpulkan tambahan $48 juta.

Pada 2004 Geldof ditunjuk sebagai anggota dari Commision for Africa yang baru diluncurkan, tugasnya adalah untuk menghasilkan ide-ide baru untuk mengurangi kemiskina di benua itu. Pada Nopember tahun itu, sebuah “Band Aid” baru dibentuk untuk merekam versi kedua dari single “Do They Know It’s Christmas?” untuk mengumpulkan dana untuk wabah yang menimpa Darfur di Sudan bagian barat. Lagu ini memuncaki tangga lahu untuk beberapa minggu, termasuk pada Hari Natal.

Pada Juli 2005, Geldof mengorganisir konser pop amal “Live 8” yang pada saat itu bersamaan dengan pertemuan G8 mengenai kemakmuran dunia, yang diadakan di Perthshire, Skotlandia. Dalam mendukung kampanye Make Poverty History, penampilan itu disiarkan di sepuluh kota dunia, termasuk London dan Philadelphia. Tahun itu juga, Geldof mempersembahkan Geldof in Africa untuk BBC 1 dan menulis sebuah buku untuk menyertai seri itu. Di the 2005 Brit Awards, Geldof diberi anugerah dengan Lifetime Achievement Award. Selain itu, dia menerima honorary knighthood pada 1986, dan diberi penghargaan the freedom of the City of Dublin pada 2005.

Bob Geldof memiliki tiga orang putri dengan jurnalis rock Paula Yates; Fifi Trixibelle Geldof (lahir pada 31 Maret 1983), Peaches Honeyblossom Geldof (13 Maret 1989 – 7 April 2014) dan Pixie Geldof (17 September 1990). Pada 1995, Paula Yates meninggalkan Geldof untuk penyanyi INXS Michael Hutchence; pasangan ini memiliki seorang putri, Tiger Lily. Setelah bunuh diri Hutchence pada 1997 dan kematian Yates karena overdosis narkoba pada 2000, Geldof menjadi wali legal Tiger Lily. Peaches Geldof, 25, ditemukan tewas di rumahnya di Inggris pada 7 April 2014. BBC melaporkan bahwa laporan keracunan heroin ada di sistem darahnya dan bahwa narkoba memainkan peran dalam kematiannya. Pada Juli, koroner menegaskan kematiannya dikarenakan overdosis heroin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...