Laman

Kamis, 06 Oktober 2016

"FAST" EDDIE CLARKE



Dilahirkan dengan nama Edward Allan Clarke pada 5 Oktober 1950 di Twickenham, London, dikenal sebagai “Fast” Eddie Clarke, adalah gitaris Inggris yang juga merupakan anggota band Fastway dan Motorhead. Diluar dari barisan sukses awal band yang terdiri dari Lemmy, dirinya dan Phil Taylor, dia adalah satu-satunya anggota yang masih hidup.

Clarke mulai bermain gitar dan pada saat dia berusia lima belas tahun sudah bersama banyak band lokal, salah satunya bernama The Bitter End. Dia terus bermain di pertunjukan lokal hingga 1973, saat dia menjadi profesional dengan bergabung bersama band blues prog rock milik Curtis Knight, Zeus, sebagai gitaris utama. Pada 1974, band merekam sebuah album berjudul The Second Coming di Olympic Studios. Clarke menulis musik pada lirik milik Knight, pada sebuah lagu berjudul “The Confession”.


Clarke juga merekam album Sea of Time dengan Zeus. Kemudian dengan teman gitaris Allan Callan, pemain kibord Nicky Hogarth, dan drummer Chris Perry, Clarke menghadiri sebuah sesi latihan di Command Studios di Piccadilly. Sebagai hasilnya lagu-lagu dari sesi ini, kuartet ini mendapatkan kesepakatan dengan Anchor Records, dan memberi nama band Blue Goose. Dengan sebuah kontrak rekaman yang didapat, Clarke, Hogarth dan Perry meninggalkan Zeus untuk fokus pada proyek mereka sendiri dengan Callan.

Sebuah argumen kemudian terjadi antara Clarke dan Callan, karena Callan tidak memiliki sebuah ampli. Clarke mengijinkan dia untuk berbagi dengan miliknya selama latihan, tapi Clarke kemudian mendapati dia tidak bisa mendengar solonya karena Callan mengacaukannya. Argumen berakhir dengan Clarke yang dikeluarkan. Masih tidak memilik ampli, band memintanya untuk bergabung kembali beberapa hari kemudian. Clarke menolak, merasa bahwa mereka mendorong Anchor Records untuk melakukan ketidakadilan karena mereka sudah dibayar untuk merekam sebuah album, tapi tidak melakukan apa-apa untuk menyelesaikan album itu. Blue Goose akhirnya merilis album mereka melalui Anchor pada 1974, memberi kredit pada lagu instrumental, berjudul “Over The Top”, pada Clarke-Perry.

Clarke kemudian membentuk band lain dengan bassis Be-Bop Deluxe, Charlie Tumahai, vokalis Ann McCluskie dan Jim Thompson pada drum. Diberi nama Continuous Performance, barisan ini berlangsung hingga awal 1975, saat lagu-lagu demo mereka gagal memberi mereka kesepakatan rekaman dan kemudian band dibubarkan. Masih ingin mendapatkan kesepakatan rekaman, Clarke kemudian membentuk sebuah grup dengan Nicky Hogarth dari Blue Goose, pemain bass Tony Cussons dan drummer Terry Slater. Usaha mereka untuk mendapatkan kesepakatan juga tidak berhasil, dan Clarke untuk sementara menyerah dengan industri musik.


Clarke bekerja di sebuah pembangunan rumah kapal, dimana dia bertemu drummer Phil Taylor. Taylor baru saja bergabung dengan Motorhead dan memperkenalkan Clarke pada Lemmy; itu tidak lama sebelum dia bermain dengan mereka. Di awal hari Eddie berlatih dengan Motorhead di Snobs Rehearsal Studios, bagian dari bangunan di sudut Kings Road dan Lots Road, Chelsea, dikenal sebagai “The Furniture Cave” sebelum melakukan tur. Motorhead menjadi lebih terkenal dan menghasilkan banyak kesuksesan di tangga lagu Inggris. Ketiganya (Lemmy, Clarke, Taylor) dianggap sebagai barisan Motorhead klasik dan memiliki album-album Motorhead, Overkill, Ace of Spades, Bomber, No Sleep ‘til Hammersmith dan Iron Fist plus serangkaian single hit pada kredit mereka. Dia menampilkan vokal utama pada lima lagu Motorhead: “Beer Drinkers and Hell Raisers” (dimana dia bergantian dengan Lemmy), “I’m Your Witchdoctor” (dimana dia berduet dengan Lemmy), “Step Down” dan versi alternatif dari “Stone Dead Forever” (yang kemudian muncul di Bomber Deluxe Edition), dan “Emergency” satu lagu dari lagu B-side di The St. Valentine’s Day Massacre EP, dimana mereka menampilkan “Please Don’t Touch”, dengan Girlschool, dibawah nama band kombinasi Headgirl.

Clarke meninggalkan Motorhead pada 1982, saat tur di AS. Menjadi tidak bahagia dengan hasil dari album Iron Fist, sesi rekaman dengan Plasmatics adalah yang terakhir. Untuk B-side dari Stand By Your Man EP band saling melakukan cover dari masing-masing lagu band, Clarke merasa bahwa hal ini menyalahi prinsip band dan keluar, Clarke digantikan oleh mantan gitaris utama Thin Lizzy dan Wild Horses Brian Robertson setelah frontman Anvil Steve “Lips” Kudlow menolak tawaran untuk bermain dengan Motorhead. Pertunjukan terakhir Clarke dengan Motorhead berlangsung di New York Paladium pada 14 Mei 1982. Cameo lainnya dari Clarke pada album Motorhead berikutnya adalah di Live at Brixton Academy 2000, dirilis pada 2003, dimana band menampilkan banyak pemunculan tamu dari para gitaris lain, dimana Clarke adalah salah satunya, bermain di lagu-lagu “No Class”, “The Chase Is Better Than the Catch” dan “Overkill”.

Mendengar bahwa bassis UFO Pete Way akan meninggalkan band itu, keduanya bertemu dan memutuskan nama band baru mereka adalah penggabungan dari kedua nama mereka sendiri, menghasilkan Fastway. Mereka mengiklankan di majalah musik untuk mencari drummer dan vokalis. Sementara itu, latihan diisi oleh drummer The Clash, Topper Headon. Headon melakukan ini sebagai bantuan maka Clarke dan Way dapat melakukan latihan. Iklan mulai menunjukan hasil positif, kaset dari anggota band berpotensi datang; salah satunya dari penyanyi muda asal Dublin bernama Dave King. Clarke tertarik dengan suaranya dan membiayai perjalanan ke London untuk King dan, setelah sebuah audisi bersama, dia menjadi vokalis Fastway. Mantan anggota Humble Pie, Jerry Shirley, menjadi drummer.


Band menyebarkan demo dan didekati oleh CBS Records untuk sebuah kesepakatan rekaman. Namun, Way mengumumkan kepergiannya saat mereka akan menandatangani kontrak, CBS tetap percaya dengan Fastway dan memutuskan untuk mengontrak mereka meskipun terjadi peristiwa ini.

Tur menjadi tekanan untuk band, dan setelah kembali ke Inggris, mereka memutuskan untuk berpisah. Clarke bertahan di London dan kemudian menerima panggilan dari King tentang memberikan Fastway kesempatan lain. Clarke setuju dan pindah ke Irlandia. Denga album lain untuk CBS dalam pandangan, mereka berlatih dengan tiga orang teman King, gitaris dan pemain kibord Shane Carroll, drummer Alan Connor dan Paul Reid pada bass. Label rekaman gembira dengan musik mereka dan meminta mereka rekaman di Abbey Road Studios, London, merilis Waiting for the Roar pada 1986.


Clarke melakukan tur ke Amerika dengan Fastway, mendukung AC/DC, diikuti oleh tur Eropa yang panjang, yang menghasilkan album Say What You Will – Live pada 1992. Fastway juga terlibat untuk menyiapkan musik untuk soundtrack filmTrick Or Treat, dimana mereka menciptakan trek judul dan menampilkan “Heft” dan “If You Could See” dari album mereka.

Setelah band bubar lagi, Clarke kembali ke London dan bertemu dengan Lea Hart, seorang artis solo di Far East. Kesepakatan rekaman milik Clarke kini sudah berakhir, maka keduanya membawa rekaman demo ke Douglas Smith (mantan manajer Clarke di Motorhead) di GWR Records, yang ingin memberikan kesepakatan. Masih menggunakan nama Fastway, mereka merekam album On Target. Album ini menampilkan Don Airey dan Paul Airey pada kibord, Neil Murray pada bass, plus Bram Tchaikovsky dari The Motors dan Christine Byford sebagai vokalis latar.


Grup milik Clarke kini terdiri dari Riff Raff pada drum, kibord dan bass, plus beberapa teman yang membantu; Biff Byford dan Nigel Glocklear dari Saxon, Don Airey, dan Kim McAuliffe dan Cris Bonacci dari Girlschool. Mengikuti produksi dua album, Clarke dan Hart berpisah.

Namun, ekses yang dia lakukan dengan Motorhead mulai mengambil perannya, dan membuat Clarke dirawat di rumahg sakit, menghabiskan beberapa waktu dalam perawatan. Setelah pulih, Clarke merilis sebuah album solo, It Ain’t Over Till It’s Over, yang menggabungkan gaya Motorhead dan Fastway. Lemmy juga membantu album ini dengan menulis dan menyanyikan lagu “Laugh at the Devil”.

Rilisan CD ganda, Fast Eddie Clarke Anthology, di Sanctuary Records memperlihatkan koleksi musik milik Clarke terentang dari karirnya sebelum dan sesudah Motorhead. Album ini juga menandakan kembalinya pada penampilan live dengan Fastway yang terbentu kembali, termasuk sebuah pemunculan di Download Festival di UK pada musim panas 2007.

Pada 2014, Clarke kembali ke akar blues miliknya dan merilis sebuah album studio baru melalui Secret Records. ‘Make My Day – Back To Blues’ adalah sebuah kolaborasi antara Clarke dan kibordis dari Shakatak, Bill Sharpe.

Clarke melakukan reuni dengan Lemmy pada 6 Nopember 2014 di National Indoor Arena di Birmingham untuk memainkan klasik milik Motorhead “Ace of Spades”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...