Laman

Jumat, 28 Oktober 2016

GEGER




Bagi pecinta musik rock era tahun 90-an mungkin masih ingat dengan band rock yang semua personelnya adalah perempuan. Iya, band tersebut adalah Geger , band yang terbentuk pada tanggal 23 Mei tahun 1996 itu dulu terdiri dari Elie (vokal), Wiwi (keyboard), Hera (guitar), Cynthia (bass) dan Dewi (drum).

Setelah melalui proses yang panjang, pada Tahun 2001 Geger Band merilis album yang berjudul Tajir. Kemunculan mereka mejadi perhatian beberapa pihak. Bongkar pasang personel pernah dialami Geger.

Tahun 2005, Geger Band mengeluarkan singel pertama mereka yang berjudul 'Hanya Kamu'. Tak lama kemudian Geger Band menyelesaikan penggarapan album kedua. Namun album tersebut belum sempat dirilis.

Rindu "AFI", salah satu jebolan program pencari bakat di salah satu stasiun televisi swasta kemudian bergabung menjadi vokalis menggantikan Elie. Geger Band kemudian merilis singel kedua dengan judul 'Sexy' tahun 2008.

Tahun 2014, Elie kembali bergabung sebagai vokalis Geger Band dan menghasilkan singel ketiga dengan judul 'Tanda-Tanda'. 

Kini, Geger siap kembali 'menggegerkan' industri musik tanah air dengan formasi baru. Masuknya Lady Rocker asal Bandung, Rinada di tahun 2016 sebagai vokalis memberi warna baru.

"Aku bangga jadi bagian dari Geger band. Apalagi kami semua satu visi dan misi untuk kembali membangkitkan musik rock Indonesia," ujar Rinada.

Dengan formasi yang baru ini, mereka merilis single yang berjudul 'Beibz'. "Lagu Beibz sudah soft launching di Benz Radio dan diputar serentak di beberapa radio," kata Rinada lagi.

Meski secara umur para personel Geger band tidak lagi muda seperti 20 tahun lalu, namun penampilan Geger Band tidak kalah dengan musisi rocker lainnya dengan mengemas penampilan 'kekinian'. Melalui singel keempat berjudul Beibz yang diciptakan Rinada dan Wiwi, Music director Ade Kunci & Bemz Harper, Label Flow Music Indonesia.

Sebagai bentuk keseriusan Geger band untuk mewarnai blantika musik Indonesia, mereka membuat video klip di dua lokasi berbeda di Jakarta dan Singapura. "Musik adalah jantung kami, menjadi rocker adalah darah kami," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...