Laman

Minggu, 26 Juni 2016

MICK JONES




Lahir pada 26 Juni 1955 di Wamdsworth, London, Inggris dengan nama lengkap Michael Geoffrey Jones. Bersama dengan sesama anggota dari The Clash, Joe Strummer, Paul Simonon, Terry Chimes dan kemudian Topper Headon, dia membantu memantapkan suara puk rock pada akhir 1970an. Jones adalah salah satu penulis lagu utama sebelum kepergiannya pada 1983.

Sebagian besar hidupnya dibesarkan oleh ibu dari garis neneknya, Jones memperlihatkan bakat awal sebagai seorang artis dan mendemonstrasikan hasrat masa muda pada musik.

Pengaruh musik awalnya adalah the Beatles, the Rolling Stones dan the Who. “Saya mempelajari segalanya yang berhubungan dengan mereka,” dia kemudian mengatakan pada majalah GQ. “Saya ingin mengetahui semua tentang hal itu. Mereka mengatakan pada saya bagaimana menjalani hidup saya secera memungkinkan.”

Pada awal 1970an, Jones, yang sudah bermain gitar, mulai mendapatkan beberapa pengenalan yang lumayan dengan bandnya, The Delinquents. Saat grup itu bubar, Jones kemudian menciptakan sebuah band punk baru bernama London SS, yang pada akhirnya menampilkan pemain bass muda yang merupakan rekan band The Clash masa depan Paul Simonon.

Bagi Jones dan lainnya, skena punk Inggris menandakan sebuah era baru dalam musik, dengan kebanyakan ditentukan oleh band yang bernama the Sex Pistols.

“Itu seperti sesuatu yang menakjubkan, saat kami pertama melihat the Sex Pistols,” dia berkata. “Ketahuilah bahwa tidak ada yang datang sebelum sesuatu seperti itu, ‘Ini adalah masa depan.’ Itu seperti melihat ke masa depan; ada sebuah rasa pasti.”

Pada 1976, Jones dan Simonon melihat sebuah penampilan dari band Inggris muda lainnya, the 101ers, yang menampilkan frontman Joe Strummer.


Kemudian tahun itu, Jones, Simonon dan Strummer secara resmi diperkenalkan oleh teman bersama mereka dan calon manajer, Bernie Rhodes. Pertemuan itu membuka jalan untuk pembentukan The Clash. Nama grup datang dari Simonon, yang menyebut betapa sering istilah “clash” digunakan dalam sebuah edisi dari surat kabar London Standard. Drummer Terry Chimes bergabung dengan grup tidak lama kemudian.

Sebagian besar kekuatan kreatif dibelakang The Clash datang dari Jones dan Strummer, yang mendominasi penulisan sebagian besar materi milik grup. Dan terutama di hari-hari awal itu, sesuatu yang tidak biasa untuk dua penulis lagu untuk bekerja secara dekat bersama-sama. Beberapa lagu band, seperti “Lost in the Supermarket.” Ditulis oleh Strummer untuk Jones.

“Kami sangat berlawanan dalam banyak hal,” Jones kemudian mengingat. “Saya ingin bermain secara tepat, dan Joe akan bermain secara bebas. Dia bernyanyi dengan kasar, dan saya menyanyi secara manis. Dan kemudian saya datang dari lingkungan kecil dan dia datang dari latar belakang yang secara relatif bagus-seorang putra diplomat tingkat bawah. Maka kami bertentangan dalam banyak hal, dan maka saya pikir itu yang membuatnya sangat menarik dan membuahkan hasil. Itu adalah salah satu rekanan penulisan lagu yang hebat.”

Pada Januari 1977, The Clash teken kontrak dengan CBS Records sebesar 100.000 pound. Album debut self-title milik grup, yang direkam dengan waktu hanya lebih dari 3 minggu, keluar pada April tahun itu.

Album itu, dengan anthem punk rock masa depan seperti “White Riot,” “I’m So Bored with the USA,” dan “London’s Burning,” dengan cepat mendongkrak The Clash, yang akan menghabiskan sebagian besar dekade berikutnya menyanyi tentang revolusi dan kelas pekerja, hingga terkenal.

Album grup selanjutnya, Give ‘Em Enough Rope, dipasarkan di toko rekaman Inggris pada 1978. Sekitar satu tahun kemudian, band menghasilkan apa yang dianggap oleh banyak kritikus rock dan penggemar sebagai album terbaik The Clash, London Calling, sebuah rekaman ganda yang dianggap yang terbaik dari suara punk rock 1970an dengan tingkatan lirik terbaik dan pintar yang akan membantu memasuki dekade baru. Majalah Rolling Stones kemudian memilih London Calling sebagai the best album of the 1980an.

Tapi untuk semua kolaborasi kreatif awal mereka, ketegangan kemudian makin meninggi antara Jones dan Strummer. Pada 1983, Strummer mengeluarkan Jones dari band. Tiga tahun kemudian, The Clash, yang sudah menghasilkan enam album selama masa 10 tahunnya, bubar.

“Grup bubar,” Jones berkata. “Itulah yang dilakukan grup-terutama setelah sekian lama. Terutama saat anda saling mengisi masing-masing kantung sepanjang waktu; anda hanya saling memberi makan. Kami tidak memiliki hari libur untuk memperlambat. Itu hanya sebuah kereta cepat. Dan makin besar yang kami peroleh, makin tidak nyaman yang kami rasakan tentang itu semua.”


Kepergian Jones dari The Clash seakan-akan menandakan akhir dari karir musiknya. Tudak lama setelah meninggalkan band, dia memulai sebuah grup baru bernama Big Audio Dynamite. Album debutnya, This Is Big Audio Dynamite (1985), mendapatkan sambutan lumayan untuk band dengan sepasang hit, “E=MC2” dan “Medicina Show.”

Selama berdekade berikut grup merilis beberapa album dan menghasilkan beberapa hit lagi. Selain itu, grup pada akhirnya menyambut Paul Simonon ke dalam band.

Pada puncak penciptaan musik miliknya, Jones mengambil peran produser untuk beberapa band lain. Dia juga bertindak sebagai curator singkat untuk gerakan punk rock. Pada 2012 dia membuka perpustakaan rock ‘n’ roll pribadinya untuk umum. Pameran itu menampilkan 10,000 jenis dari koleksi pribadinya yang dia kumpulkan selama tiga dekade. Pada saat pembukaannya, Jones tengah mengusahakan dengan sungguh-sungguh untuk mendorong kreasi dari perpustakaan rock ‘n’ roll permanen di London.

“Dengan banyak perpustakaan yang tutup pada saat itu, itu akan menjadi sesuatu yang hebat untuk membuka sejumlah perpustakaan yang akan dapat digunakan sebagai sumber pendidikan nyata untuk memperlihatkan masa kami,” dia berkata.

Jones melakukan kolaborasi dengan grup alternative rock the Wallflowers sebagai gitaris dan vokal latar untuk beberapa trek pada album tahun 2012; Glad All Over.

Jones juga tampil sebagai tamu pada album Zoom milik Rachid Taha pada tahun 2013 bersama Brian Eno dan dia melakukan tur dengan Rachid Taha sebagai bagian dari the Zoom project.

The Clash dilantik kedalam Rock and Roll Hall of Fame pada 2003.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...