Laman

Kamis, 10 Maret 2016

TOM SCHOLZ




Lahir dengan nama Donald Thomas Scholz pada 10 Maret 1947 di Toledo, Ohio dan tumbuh di pinggiran Ottawa Hills. Ayahnya, Don Scholz, adalah seorang pembuat rumah yang mendapatkan kekayaan dari rancangannya dari rumah mewah dan mendirikan Scholz Design, pendahulu dari Scholz Homes Inc.

Ibunya Olive adalah valedictorian/pembaca pidato perpisahan dari kelasnya, dan kemudian menjadi perancang arsitektur dan arsitek lansekap.

Saat masih kecil, Scholz mempelajari piano klasik. Dia juga memiliki bakat untuk pemikiran dengan segalanya dari go-cart hingga peswat model dan selalu membangun atau merancang. Seorang siswa cerdas dan seorang anggota dari tim bola basket, dia lulus dari Ottawa Hills High School pada tahun 1965. Sebelum karir musiknya, Scholz menerima gelar sarjana (1969) dan gelar master (1970) di Mechanical Engineering dari Massachusetts Institute of Technology dan bekerja untuk Polaroid Corporation sebagai senior product design engineer. Scholz kemudian berdomisili di Boston.


Scholz memeiliki ketertarikan tinggi dalam musik dan mulai merekam demo di studio rumahnya saat beekrja di Poaroid. Demo-demo itu menarik minat Epic Records yang mengontrak Scholz dan Delp dengan rekaman. Scholz percaya demo-demonya cukup bagus untuk mengisi penuh album debut Boston, tapi Epic mengatakan pada Scholz untuk merekam ulang demo-demo itu. Sebagian besar gitar, bass, dan kibord dikerjakan oleh Scholz, walaupun pemain lain terlibat secara sporadic selama rekaman. Epic tidak ingin album itu direkam seluruhnya di rumah Scholz seperti yang Scholz inginkan (label menyarankan menggunakan sebuah studio rekaman), tapi sebagian besar lagu yang menjadi sebuah album pada akhirnya direkam oleh Scholz di ruang bawah tanahnya. Album itu dirilis pada tahun 1976 dan menjadi album debut terlaris oleh artis manapun pada saat itu. Reputasi Scholz yang perfeksionis menunda album berikutnya untuk dua tahun. Saat album itu akhirnya dirilis, dia tidak suka dengan hasil, Don’t Look Back, dan mengklaim bahwa album itu dirilis dibawah tekaman perusahaan rekaman. Scholz kemudian mendeklarasikan dia tidak akan merilis musik apapun kecuali dia sepenuhnya puas dengan produk akhir. Pada akhirnya, album ketiga Boston, Third Stage, tidak muncul hingga tahun 1986. Album itu disertifikasi 4x platinum, dan “Amanda” mencapai puncak tangga lagu single. Scholz dan vokalis Brad Delp adalah anggota dari grup asli yang muncul di album itu.

Scholz juga memulai alur efek gitar miliknya sendiri dibawah nama Rockman. Ini dimaksudkan untuk memiliki suara seperti “true Boston”. Kotak-kotak disusun dalam cabinet dan dimainkan melalui arus signal stereo (analog). Yang asli saat ini menjadi benda kolektor.


Setelah kematian penyanyi utama Boston Brad Delp pada Maret 2007, anak-anak Delp yang dewasa mengatur sebuah konser untuk mengenangnya pada 19 Agustus 2007 di Bank of America Pavilion di Boston dan mengundang grup untuk tampil. Fran Cosmo tidak sanggup menyanyi karena cedera vokal, maka Scholz mengundang penyanyi-penyanyi tamu untuk muncul menggantikannya, antara lain Michael Sweet dari Stryper dan penggemar lama Boston,Tommy DeCarlo yang setelah diaudisi untuk Scholz, membuat sebuah penampilan tamu pada vokal utama.

Scholz telah menjadi vegetarian selama lebih dari tiga puluh tahun. Dia mendirikan yayasan amalnya sendiri, the DTS Charitable Foundation pada 1987 untuk mendukung beberapa masalah seperti perlindunga hewan, menyediakan sumber sayuran, menanggulangi kelaparan dunia, menciptakan penampungan para tunawisma, bank makanan, penyelamatan hewan, dan perlindungan, dan penasehat untuk hak-hak anak-anak. Selama pekerjaannya dengan yayasannya, dia telah mengumpulkan jutaan dolar. PETA menganugerahinya Compassionate Action Award mereka pada tahun 2013.


Scholz menikahi istri keduanya, Kim Hart, di Florida Keys pada 11 Januari 2007. Mereka tinggal di wilayah Boston.

Dari pernikahan pertamanya, Scholz memiliki seorang putra, Jeremy, yang lulus dari MIT pada tahun 2005 dengan gelar dalam mechanical engineering. Saat ditanya jika putranya menyukai musiknya, Scholz bercanda, “Saya rasa dia menyukainya, tapi dia adalah seorang anak baik yang akan berpura-pura menyukainya bahkan jika dia tidak menyukainya.” Di MIT, Scholz muda ini membuat pedalnya sendiri untuk gitar listrik dan bereksperimen dengan beragam sound.


Scholz mengatakan mengenai hubungannya dengan label rekaman Boston yang beragam bahwa “bisnis (musik) akan menjadi sesuatu yang baik, kecuali bisnis itu didominasi oleh kecanduan narkoba dan pengusaha.” Berhubungan dengan tema dari albumnya Corporate America, Scholz mengatakan pada Sierra Club bahwa “Hal yang membuat saya memutuskan untuk berubah dari album-album sebelumnya dan memasukkan lagu berbau politik, adalah saat saya menemukan bahwa untuk pertama kali dalam sejarah Amerika binis besar memiliki media berita.” Dia juga mengatakan bahwa “Publik telah menjual sejumlah barang tentang pasar bebas menjadi sebuah obat mujarab untuk umat manusia. Membuat perusahaan-perusaaahn rugi dan membiarkan motif laba menguasai yang bukan resep untuk dunia yang layak huni”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...