Laman

Jumat, 18 Maret 2016

PAUL KANTNER




Lahir dengan nama Paul Lorin Kantner pada 17 Maret 1941 di San Fransisico, California, AS. Dia merupakan putra dari Cora Lee (Fortier) dan Paul Schell Kantner. Kantner memiliki seorang kakak lelaki tiri dan kakak perempuan tiri dari pernikahan pertama ayahnya, keduanya jauh lebih tua darinya. Ayahnya berketurunan Jerman, dan ibunya berketurunan Perancis dan Jerman. Ibunya meninggal saat dia berusia 8 tahun, dan Kantner ingat bahwa dia tidak diperbolehkan menghadiri pemakamannya. Malahan ayahnya mengirimnya ke sirkus. Setelah kematian ibunya, ayahnya, yang merupakan salesman keliling, megirim Kantner muda ke sekolah asrama militer Katolik. Pada usia 8 atau 9 tahun, di perpustakaan sekolah, dia membawca buku fiksi ilmiah pertamanya, menemukan sebuah pelarian dengan menenggelamkan dirinya dalam fiksi ilmiah dan musik sejak itu. Saat remaja dia masuk ke dalam pertentangan total atas semua bentuk otoritas, dan dia memutuskan untuk menjadi seorang penyanyi folk protes dalam gaya pahlawan musiknya, Pete Seeger. Dia belajar di Saint Mary’s College High School, Santa Clara University dan San Jose State College, menyelesaikan total tiga tahun di kampus sebelum keluar untuk memasuki kancah musik.

Selama musim panas 1965, penyanyi Marty Balin melihat Kantner tampil di the Drinking Gourd, sebuah klub folk San Fransisco, dan mengundangnya untuk ikut mendirikan sebuah band baru, Jefferson Airplane. Saat grup memerlukan gitaris utama, Kantner merekomendasikan Jorma Kaukonen, yang dia kenali dari hari-harinya di San Jose. Sebagi gitaris ritem dan salah satu penyanyi band, Kantner adalah satu-satunya musisi yang muncul di setiap album yang direkam oleh Jefferson Airplane juga Jefferson Starship. Penulisan lagu Kantner sering menampilkan lirik pedas dan politis dengan tema fiksi ilmiah atau fantasi, sering membuat musik yang memiliki sound hard rock, menjurus kasar. Kantner menulis banyak lagu-lagu awal Airplane, antara lain hit chart “The Ballad of You and Me and Pooneil”, “Watch Her Ride”, Crown of Creation”, dan controversial “We Can Be Together”, dan, dengan Balin menulis bersama “Today” dan “Volunteers”. Dia juga menulis, dengan David Crosby dan Stephen Stills, lagu “Wooden Ships”, walau untuk alasan kontrak dia awalnya tidak dikreditkan.


Dengan Jefferson Airplane, kantner adalah penampil di the Monterey Pop Festival pada 1966 dan 1967 dan Woodstock Festival pada tahun 1969. Mengenang Woodstock 40 tahun kemudian, kantner menyatakan: “Kami diharuskan naik panggung pada 10pm di hari sabtu malam tapi kami sebenarnya tidak sampai hingga pukul 7.30am keesokan harinya.” Kemudian pada 1969, grup juga bermain di Altamont, dimana Marty Balin jatuh tidak sadarkan diri selama pertunjukan mereka oleh seorang anggota Hell’s Angels yang aslinya dipekerjakan sebagai keamanan konser. Kantner muncul di film documenter tentang konser Altamont, Gimme Shelter, dalam hubungan konfrontasi panggung denngan seorang Hell’s Angels karena perselisihan.

Meskipun memiliki sukses komersilnya, Airplane dihinggapi oleh pertikaian dalam grup, menyebabkan band mulai mengalami penurunan pada kesuksesannya. Bagian dari masalah adalah manajer Bill Graham, yang menginginkan grup untuk melakukan lebih banyak tur dan rekaman. Selama masa transisi pada awal 1970an, saat Airplane mulai mengalami perpecahan, Kantner merekam Blows Against The Empire, sebuah album konsep yang menampilkan grup musisi ad hoc yang dia beri nama Jefferson Starship. Edisi awal Jefferson Starship ini menyertakan anggota dari Crosby, Stills, Nash & Young (David Crosby dan Graham Nash), anggota dari the Grateful Dead (Jerry Garcis, Bill Kreutzmann dan Mickey Hart, juga beberapa anggota lain dari Jefferson Airplane (Grace Slick, Joey Covington dan Jack Casady).

Di Blows Against the Empire, Kantner dan Slick menyanyikan tentang sebuah grup yang melarikan diri dari bumi dalam sebuah pesawat bajakan. Album ini dinominasikan pada 1971 untuk Hugo Award, penghargaan utama yang dipilih oleh fiksi ilmiah fandom. Sebuah sekuel, The Empire Blows Back, dirilis pada tahun 1983 dan menyertakan hampir musisi yang sama, tampil kali ini dibawah nama The Palnet Earth Rock and Roll Orchestra.

Kantner jatuh cinta dengan Grace Slick untuk beberapa saat, tapi Slick menjalin sebuah hubungan dengan drummer band, Spencer Dryden. Setelah jalinan dua tahun mereka berakhir, Kantner akhirnya memiliki kesempatan dengan Slick. Pada tahun 1969, Kantner dan Slick mulai hidup bersama secara terang-terangan sebagai pasangan. Majalah Rolling Stone menyebut mereka “the psychedelic John and Yoko.” Slick hamil, dan sebuah lagu tentang anak mereka yang akan lahir, “A Child Is Coming,” muncul di Blows Against the Empire. Putri Kantner dan Slick, China Wing Kanter lahir pada 1971.

Kantner dan Slick merilis dua album susulan lagi. Sunfighter adalah sebuah album yang berhubungan lingkungan hidup yang dirilis pada 1971 untuk merayakn kelahiran China. China muncu di sampul album, dan daftar lagu menampilkan “China”, sebuah lagu yang ditulis dan dinyanyikan oleh Slick tentang bayi barunya. Kantner dan Slick membuat berita lagi pada 1972, saat mereka dituduh menyerang seorang polisi setelah konser Akron, Ohio mereka. Baron von Tollbooth and the Chrome Nun tahun 1973 diberi judul dari nama julukan yang diberikan pada pasangan itu oleh David Crosby. Melalui seorang teman penulis lagu Kantner menemukan gitaris berusia remaja Craig Chaquico selama waktu ini, yang pertama muncul di Sunfighter dan kemudian bermain dengan semua inkarnasi nama Starship hingga 1991. Slick meninggalkan Kantner pada 1970an untuk menikah dengan Skip Johnson, seorang roadie Jefferson Starship. Meskipun berpisah, Slick tetap dengan band hingga 1978.

Setelah Kaukonen dan Casady meninggalkan Airplane pada 1973 untuk mencurahkan semua perhatian mereka pada Hot Tuna, para musisi di Baron von Tollbooth membentuk inti lineup Airplane yang baru yang secara resmi lahir sebagai “Jefferson Starship” untuk sebuah tur pada 1974. Kantner, Slick, dan David Freiberg adalah anggota utama bersama dengan anggota Airplane lain – drummer John Barbata dan fiddler Papa John Creach – plus Chaquico dan Pete Sears, yang memainkan bass dan kibord. Marty Balin juga bergabung dengan Jefferson Starship saat album pertama mereka, Dragonfly, masih dalam pengerjaan, ikut menuis dengan kantner hit terbesar album “Caroline”.


Setelah rilisan album 1978, Earth – dimana Kantner hanya berkontribusi satu lagu – Jefferson Starship mengalami perubahan peronel besar. Slick pergi karena absen, dan Balin keluar dari grup untuk mengejar karir solo. Tidak ada upaya yang dibuat untuk menggantikan Slick, tapi Balin digantikan oleh Mickey Thomas, yang sebelumnya mendapatkan kesuksesan sebagai anggota Elvin Bishop Group. Freedom at Point Zero, sebuah album yang didominasi oleh komposisi Kantner, dirilis dengan mendapatkan sukses komersil. Grace Slick kembali untuk album selanjutmya, Modern Times, yang juga menampilkan tema fiksi ilmiah Kantner.

Pada Oktober 1980, Kantner dibawa ke Cedars-Sinai Medical Center dalam kondisiserius dari cerebral hemorrhage. Kantner tengah bekerja di Los Angeles pada sebuah album saat dia jatuh sakit. Dia berusia 39 tahun pada saat itu dan mengalami suatu keanehan dengan sembuh penuh tanpa operasi. Satu tahun kemudian, Kantner berbicara tentang pengalaman itu, mengatakan “Jika ada satu Orang Besar disana yang ingin berbicara dengan saya, saya ingin mendengarkannya. Tapi tidak satupun terjadi. Itu semua seperti sebuah liburan kecil.” Itu adalah pengalaman keduanya dengan penyakit serius atau cedera, setelah menderita sebuah kecelakaan sepeda motor yang serius pada awal 1960an: “Saya menabrak sebuah pohon pada kecepatan 40 mil per jam pertama mengenai kepala dan hampir meretakkan tengkorak saya. Saya mendapatkan plat di saat untuk beberapa waktu.” Cedera dari kecelakann sepeda motor adalah kredit dengan menyelematkan Kantner dari komplikasi serius dari cerebral hemorrhage; lubang yang ditinggalkan oleh kecelakaan menyembuhkan tekanan serius yang menyertainya.

Pada tahun 1984, Kantner (anggota pendiri terakhir Jefferson Airplane yang tersisa) meninggalkan Jefferson Starship, mengeluhkan bahwa band menjadi terlalu komersil dan sangat berubah dari akar counterculture-nya. Kantner membuat keputusannya untuk pergi di pertengahan tur. Saat keluar Kantner mengambil langkah hukum terhadap mantan rekan-rekan sebandnya atas nama Jefferson (sisa anggota band ingin terus sebagai Jefferson Starship). Kantner memenangkan tuntutannya, dan grup hanya memiliki nama singkat “Starship.” Dibawah syarat yang ditentukan, tidak ada grup dapat meyebut diri mereka JeffersonStarship tanpa Paul kantner sebagai anggotanya, dan tidak ada grup dapat menyebut diri mereka Jefferson Airplane kecuali Grace Slick ada di dalamnya. Pertarungan hukum berakibat masalah pribadi juga, secara permamen merusak pertemanan Kantner dengan Mickey Thomas dan Craig Chaquico.

Pada 1985, menyusul kepergiannya dari Jefferson Starship, Paul Kantner bergabung kembali dengan Balin dan Jack Casady untuk membentuk KBC Band, merilis album mereka satu-satunya, KBC Band (yang menampilkan hit Kantner, “America”), pada 1987 di Arista Records. Ada sebuah video yang dibuat untuk “America” juga sebuah tur KBC nasional. Pada 1986, Kantner pergi ke pengadilan dengan Slick dan suaminya, Skip Johnson, karena masalah percakapan telepon yang direkam. 

Dengan Kantner reuni lagi dengan Balin dan Casady, KBC Band membuka pintu untuk sebuah reuni Jefferson Airplane. Pada 1988, selama sebuah gig Hot Tuna di San Fransisco dimana Kantner tampil, mereka menemukan diri mereka diikuti oleh Grace Slick. Hal ini membawa sebuah reuni formal dari Jefferson Airplane asli (menampilkan hampir semua anggota utama, termasuk anggota pendiri Marty Balin, tapi tanpa Spencer Dryden, yang pergi pada 1970). Sebuah album self title dirilis oleh Columbia Records. Tur yang mendukung juga sukses, tapi kebangkitan mereka hanya singkat, walau band tidak pernah dibubarkan secara resmi. Menurut Grace Slick, reuni dimulai sebagai sebuah kelakar: “Kami bahkan tidak berbicara selama 1 tahun, dan kami tengah bertikai secara hukum – faktanya, masih ada tuntutan hukum yang masih berlangsung antara saya dan Paul, sesuatu yang berhungan dengan Airplane. Namun, idenya adalah saya masuk diam-diam, berdiri di sisi panggung dan keluar dan menyanyikan ‘White Rabbit’ dan melihat apa yang Paul lakukan. Paul tidak mengetahui kelakar itu, tapi dia menyukainya, para penonton menyukainyam dan itulah bagaimana memulainya.”

Kantner dan rekan-rekan seband Jefferson Airplane-nya dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame pada 1996. Penampilan di acara pelantikan itu adalah pertam kalinya anggota asli Marty Balin, Jorma Kaukonen, Jack Casady, Spencer Dryden dan Kantner bermain bersama sejak 1970. Grace Slick harus melewatkan acara itu karena infeksi kaki yang serius, tapi mengirimkan pesan yang dibacakan oleh Kantner, “Grace sends her love.”

Pada 1991 Kantner dan Balin mereformasi Jefferson Starship dan Kantner terus melakukan tur dan rekaman dengan band hingga 2013. Jefferson Starship adalah sebuah band solo Paulk Kantner yang utama, dengan beragam mantan anggoat Airplane dan Starship ikut tur ata pertunjukan tertentu. Dengan vokalis wanita terakhir mereka Cathy Richardson dan putra Kantner, Alexander Kantner pada bass, Jefferson Starship merilis album studio pertama mereak dalam satu dekade, berjudul Jefferson’s Tree of Liberty pada September 2008. Album ini adalah kembalinya akar musik Kantner yang menampilkan cover lagu-lagu protes 1950an dan 1960an.

Pada akhir 2010 Kantner mulai mengumpulkan koleksi “sonic art” yang dibawakan olehnya dan artis yang beragam, termasuk campuran lagu cover, efek suara, dan narasi, dirilis dalam volume yang beragam dibawah nama “Paul Kantner Windowpane Collective”.

Pada 25 Maret 2015, dilaporkan bahwa Kantner menderita serangan jantung. “Kesehatan Kantner menjadi buruk minggu ini,” para anggota Jefferson Starship mengatakannya via Facebook. “Dia di rumah sakit, stabil dan menjalani tes untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi, tapi para dokter menduga dia mengalami serangan jantung. Dia berada dalam kemungkinan sehat dan kami semua mengirimkan padanya semua harapan terbaik kami, saat sebagian besar pertunjukan telah ludes atau mendekatinya dan kami harus menghormati kontrak kami dan penggemar kami yang membeli tiket dan menginginkan pertunjukan yang baik,” band mengatakan di pernyataan resminya. “Kami akan mendedikasikna setiap pertunjukan pada Paul hingga dia cukup sehat untuk bergabung dengan kami di atas panggung.” Kantner kembali ke grup kemudian dalam satu tahun, pada saat untuk merayakan ulang tahun ke 50 dari Jefferson Airplan dengan pertunjukan khusu yang juga menampilkan grup tribute Grateful Dead, Jazz is Dead.

Kantner memiliki 3 anak; 2 putra, Gareth (seroang pengusaha restoran) dan Alexander (seorang musisi yang terkadang bermain dengan Jefferson Starship), dan putrid, China (seorang mantan MTV VJ dan aktris).  

Seorang anarkis politik, Kantner pernah memberi nasehat penggunaan obat psikedelik seperti LSD untuk ekspansi pikiran dan petumbuhan spiritual, dan seorang penasehat utama legalisasi mariyuana. Pada sebuah wawancara tahun 1986, Kantner berbagi pikirannya tentang kokain dan alkohol, mengatakan, “Kokain, terutama, adalah hal buruk. Itu adalah obat jahat yang membuat orang menjadi bajingan. Dan alcohol mungkin adalah obat terburuk dari semuanya. Saat anda mulai tua dan memerlukan lebih sesuatu pada umumnya, anda menyadari bahwa obat-obatan tidak menolong, terutama jika anda salah memakainya.” Saat Kantner menderita cerebral hemorrhage pada 1980, dokter ahlinya di Cedars-Sinai, Stephen Levy, dengan cepat memutuskan bahwa itu bukan karena berhubungan pemakaian obat-obatan, mengatakan: “Ada hubungan zero antara penyakit Paul dan narkoba. Dia tidak menggunakan narkoba.”

Kantner meninggal di San Fransisco pada usia 47 tahun pada 28 Januari 2016 karena kegagalan organ ganda dan shock setelah dia menderita serangan jantung sehari sebelumnya. Tak lama setelah kematian Kantner, drummer Grateful Dead, Mickey Hart merefleksikan, “Dia seperti tulang belakang dari band itu. Itu selalu tentang Grace dan Jack dan Jorma (Kaukonen), saya tidak berpikir dia mendapat kredit yang layak.” Dia meninggal di hari sama dengan salah satu pendiri Airplane, Signe Toly Anderson.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...