Laman

Jumat, 18 Maret 2016

MELISSA AUF der MAUR





Lahir dengan nama Melissa Gaboriau Auf der Maur pada 17 Maret 1972 di Montreal, Quebec, Kanada. Orangtuanya adalah jurnalis dan politikus Nick Auf der Maur dan jurnalis dan penterjemah literature Linda Gaboriau. Auf der Maur berketuruna Swiss-Jerman dari sisi ayahnya dan Amerika dari sisi ibunya; Gaboriau lahir di Boston, Massachusetts di AS. Sebagai hasilnya, dia memegang kewarganegaraan ganda Kanada-Amerika. Nama Auf der Maur diterjemahkan ke bahasa Inggris sebagai “on the wall”, sedangkan “maur” diambil dari kata bahasa Jerman untuk “wall” (die Mauer); nama itu “punah secara praktek” di Eropa dan dia menyatakan bahwa neneknya, Theresia Schaelin-Auf der Maur, “selalu menjejali keturunan saya ke dalam tenggorkan saya-mengingatkan pada saya bahwa saya yang terakhir di Amerika Utara yang memiliki nama itu”.

Auf der Maur tidak bertemu ayahnya hingga dia berusia tiga tahun. Gaboriau memanggil Nick Auf der Maur setelah putrinya mulai bertanya padanya tentang identitas ayahnya. Merefleksikan pertemuan itu, Auf der Maur berkata “(ayah saya) menyadari ibu saya Linda adalah cinta hidupnya karena ibua saya memberinya hadiah anak ini tanpa permintaan apapun. Nick tergila-gila padanya (dan) mengejarnya selama dua tahun”. Auf der Maur dan Gaboriau menikah pada tahun 1978 saat Melissa berusia 6 tahun. Pasangan itu bercerai pada 1979 setelah Auf der Maur keliling dunia dengan ibunya. Sebagian masa kecil Auf der Maur adalah menghabiskan hidup di “ sebuah caravan sirkus di Wales, truk kotak pos berwarna merah di Maroko, dan sebuah gubuk di Kenya” dengan ibunya. Selama waktunya di Kenya, dia terjangkit malaria dan kembali ke Montreal.

Di Montreal, Auf der Maur belajar di Fine Arts Core Education (FACE) School dan Moving in New Directions (MIND) High School-keduanya adalah sekolah dengan pendidikan alternative. Di FACE, dia adalah anggota dari kor lagu klasik dan di MIND, dia adalah “bagian dari sedikit orang Inggris elit”, dimana di berteman dengan putri Leonard Cohen, Lorca dan Rufus Wainwright. Di sekolah, dia tertarik dalam forografi dan segera belajar di Concordia University, dimana dia mengambil mayoritas fotografi pada 1994. Di Concordia pada usia 19 tahun, Auf der Maur bekerja paruh waktu sebagai disc-jockey di Bifteck, sebuah klub rock terkenal, dimana dia bertemu beberapa musisi termasuk Steve Durand.


Selama waktunya sebagai DJ di Bifteck, Auf der Maur bertemu beberapa musisi yang sering datang ke bar. Setelah bar tutup, musisi sering menggunakannya sebagai ruang latihan untuk jam-session larut malam. Selama satu sesi, Auf der Maur bertemu sesama murid Concordia University, Steve Durand, dengan siapa dia membentuk Tinker pada November 1993. Durand mengambil tugas gitar dan Auf der Maur mulai bermain bass, menggunakan Fender Precision Bass yang dibelikan ayahnya untuk ulang tahun ke 12-nya. Duo itu merekrut gitaris kedua, Jordon Zadorozn, dan seorang drummer dan mulai tampil di venue Montreal.

Pada sebuah penampilan Smashing Pumpkins di Les Foufounes Electriques pada 1991, Auf der Maur berteman dengan vokalis dan gitaris Billy Corgan. Selama penampilan itu, teman sekamar Auf der Maur mengganggu band diantara lagu dan melempar sebuah botol bir ke atas panggung saat band sedang tampil, yang menyebabkan “baku hantam” antara dia dan Corgan. Auf der Maur menjelaskan:

“Teman saya Bruce (Cawdron), yang kemudian menajdi drummer di Godspeed You! Black Emperor, disana dan berbisik, ‘Astaga, orang ini punyai sikap. Mereka beraksi seperti mereka bermain di arena. Dan dia kemudian melemparkan sebuah botol pada Billy dan berteriak, singkirkan sikap itu!’ Bill turun dari panggung, menaruh tangannya di leher Bruce, dan mereka mulai berkelahi. Saya pikir, ‘Hebat. Kamu baru saja mengacaukan pertunjukan.’ Saya menghampiri Billy setelah itu dan berkata, ‘saya ingin meminta maaf mewakili Montreal. Anda adalah band favorit baru saya.’” 

Auf der Maur dan Corgan menjadi sahabat pena. Menyusul berbulan-bulan tanpa kontak, Auf der Mar mengirim surat ke Corgan meminta bahwa Tinker membuka untuk Smashing Pumpkins selama jadwal tur mereka berikutnya di Montreal. Corgan menerima permintaannya dan Tinker menampilkan pertunjukan besar di karir mereka, hingga 2.500 orang, membuka untuk The Smashing Pumpkins di Metropolis pada 30 November 199. Corgan, Auf der Maur mengenang, “taruh saya di belakang. Dia berkata, ‘anda seorang pemain bass yang bagus. Anda akan ada di band saya suatu hari.’ Serasa seperti sebuah mimpi yang jadi kenyataan – benar-benar sebuah dorongan rasa percaya diri yang saya perlukan.”

Tinker memiliki karir rekaman yang singkat, merilis 7” single, “Realalie” dan “Greem Machine”, di label rekaman independen Bear Records pada 1994. Grup dibuabrkan pada musim panas 1994 setelah Auf der Maur menerima undangan Courtney Love untuk menjadi bassis untuk band alternative rock Hole, sebuah pekerjaan yang awalnya dia tolak:

“Billy menghubungi saya dan berkata, ‘saya akan datang ke kota di Lollapalooza (1994) minggu depan. Tapi berita hebat untuk anda, anda akan bergabung dengan band teman saya Courtney. Dan itulah saat semuanya bermula… Dalam waktu satu minggu, semua teman menghubungi saya mengatakan, ‘Apakah kamu gila?’ Ayah saya berkata, ‘Apa maksudmu? Anggota Pumpkin memberimu tawaran pekerjaan nyata dalam musik dan kamu berkata tidak?’ Pada saat itu, Courtney memiliki nomor saya dan berkata, ‘Apa maksudmu, kamu tidak ingin bergabung dengan band saya? Kamu akan naik pesawat ke Seattle besok.’ Dan saya lakukan. Dia dan Patty datang menjemput saya di bandara, dan dia sangat lucu, sangat manis. Dan dia sangat baik pada saya sejak hari pertama. Sangat bersahabat. Dia memiliki semua pengasuh dan asisten lesbian. Ada sebuah rasa keibuan, mengasuh lesbian. Semua orang sangat baik.’”

Pada musim panas 1994, Hole perlu seorang pemain bass baru setelah kematian Kristen Pfaff. Terlepas dari keputusannya untuk menolak tawaran Love untuk bergabung, Auf der Maur mengingat: “Saya berkata tidak karena sebuah skenari sedih untuk dijalankan … seperti sebuah tempat yang menyedihkan”, menyatakan kematian Pfaff sebuah “bendera merah” dan sebuah alasan untuk tidak bergabung dengan band. Setelah bertemu Love dan drummer Patty Schemel, Auf der Maur berkata dia mendapatkan “secercah nasib di matanya” dan menerima tawaran. Dia menyelesaikan Bachelor of Fine Arts (B.F.A.)-nya di Concordia dan direkrut sebagai bassis untuk Hole dua minggu sebelum penampilan mereka di the 1994 Reading Festival. “Lou Barlow dan Evan Dando melihat dari sisi panggung,” dia mengenang. “Saya mungkin tidak bergerak. Saya hanya berpikir, ‘Selama saya bisa mengatasi bagian ini, semuanya akan baik-baik saja.’”

Dari 1994 hingga 1995, Auf der Maur melakukan tur keliling dunia dengan Hole untuk mendukung album studio keduanya, Live Through This (1994). Di saat tur, Auf der Maur dideskripsikan oleh gitaris Eric Erlandson sebagai “membawa cahaya matahri ke dalam band” selama atmosfir “gelap dan kelabu” dari tur, yang merupakan masalah karena rasa berduka band-terutama kematian Pfaff dan suami tercinta Love, Kurt Cobain-juga kecanduan narkoba Lova. Auf der Maur berteman dengan Patty Schemel dan menyewa sebuah rumah dengannya menyusul tur selama dua tahun. Duo ini memulai sebuah proyek sampingan, Constant Comment, dan merilis single dengan Red Aunt di Sympathy for the Record Industry menampilkan lagu “Firecrasher”. Auf der Maur berkata pertemanan dan kompatibilitas musiknya antara dia dan Schemel berdasarkan pada sebuah “koneksi kepala merah”, Schemel mengartikan Auf der Maur sebagai “anchor”-nya selama periode itu menyusul kematian Pfaff dan Cobain.

Auf der Maur tampil di berbagai rilisan Hole, termauk single non-album pada tahun 1996 “Gold Dust Woman” dan lagu live yang beragam di My Body, the Hand Grenade (1997). Dia tampil di album studio ketiga band, Celebrity Skin (1998), bermain bass dan ikut menggubah lima dari 12 lagu. Celebrity Skin adalah sukses kritis dan komersil besar; masuk ke chart di no. 9 di Billboard 200 dan nomor 3 di Canadian Albums Chart, juga single utamanya dan trek judul mencapai no. 1 di Billboard Modern Rock Tracks chart. Album itu disertifikasi platinum baik di AS dan Kanada. Menyusul tur untuk mendukung perilisan itu, Auf der Maur meninggalkan Hole pada Oktober 1999 saat kontrak lima tahunnya dengan abdn berakhir dan dia mengharapkan “untuk tumbuh di banyak arah yang berbeda”.

Pada Juni 2009, NME melaporkan bahwa Hole terbentuk kembali. Love mengklaim bahwa Auf der Maur bergabung kembali sebagai bassis untuk rekaman di albumnya mendatang, Nobody’s Daughter-yang diberi label sebagai album Hole-dan tampil di tur pendukungnya. Auf der Maur menyatakan bahwa dia “terkejut dan kecewa” oleh pengumuman itu dan tidak berniat ambil bagian di band. Meskipun mengalami masalah hukum, Nobody’s Daughter dirilis sebagai album studio keempat Hole pada April 2010 dengan Shawn Dailey menggantikan Auf der Maur sebagai bassis.

Hole bereuni lagi-dengan lineup Celebrity Skin dari Love, Erlandson, Auf der Maur dan Schemel-untuk sebuah penampilan di Public Assembly di Brooklyn, New York pada 12 April 2012 sebuah pesta untuk film Schemel, Hit So Hard (2011). Awalnya Auf der Maur, Erlandson dan Schemel tampil sebagai trio hingga Love tiba untuk sebuah penampilan spontan dari “Miss World” dan “Over the Edge”. The Quietus melaporkan pada April 2014 bahwa keempat anggota telah reuni walaupun dalam wawancara terbaru, Love menghindari pembicaraan reuni.


Bassis Smashing Pumpkins asli D’arcy Wretzky meninggalkan band pada September 1999 selama rekaman album studio kelima band, Machina, The Machines of God (2000). Pada Oktober 1999, Auf der Maur direkrut sebagai penggantinya oleh Billy Corgan, dengan siapa dia masih berteman sejak bersama Tinker dan Hole. “Courtney tahu saya pergi untuk membuat proyek solo saya,” dia menjelaskan. “Tapi kemudian, secara kebetulan, minggu dimana saya meninggalkan Hole adalah minggu D’Arcy meninggalkan Pumpkins. Maka, dalam satu minggi, Billy memanggil saya dan berkata, “bintang-bintang telah berbaris: inilah waktu bagi anda untukl bergabung dengan band saya.’ Saya harus melakukannya.”

Auf der Maur tidak tampil di Machina/The Machines of God atau Machine II/The Friends & Enemies of Modern Music (2000) karena tugas bass Wretzky yang tersisa dikerjakan oleh Corgan selama sesi rekaman, tapi bermain dengan Pumpkin selama tur Machina dari Desember 1999 hingga Desember 2000. Tur mencakup Amerika Utara, Jepang dan Eropa dan dideskripsikan oleh Auf der Maur sebagai “sangat ambisius”. Mencerminkan tur, dia berkata: “mereka selalu merubah aransemen dan kunci lagu. Etika kerja Pumpkins sangat penuh dan perlu perhatian … bergabung (band) adalah kerja yang intens, lebih dari sekedar kerja dibandingkan pengalaman emosional”. Dia tampil di berbagai pertunjukan, termasuk penampilan televisi final band di The Tonight Showe with Jay Leno dan pertunjukan final band di Cabaret Metro di Chicago, Illinois pada 2 Desember 2000, juga muncul di video musik band.

Pada Februari 2006, MTV melaporkan bahwa Corgan dan drummer Jimmy Chamberlain tekah menandatangani kontrak manajemen baru dengan Azoff Management, dengan juru bicara mengkonfirmasi bahwa mereka menandatangani dibawah nama The Smashing Pumpkins. Menanggapinya, Auf der Maur berkata diwawancara yang terpisah bawa “selama Billy memiliki Jimmy, dia bisa membuat rekaman Pumpkins yang bagus, saya yakin” dan saat ditanya tentang keterlibatannya dia berkata dia tidak punya rencana berpartisipasi di reuni itu tapi menyatakan bahwa “jasanya selalu ada untuk memainkan lagu-lagu favorit(nya). Jika D’Arcy tidak bersedia, saya selalu bahagia di garis kedua”. Meskipun ketertarikan awalnya dan absennya Wretzky, The Globe and Mail melaporkan pada April 2007 bahwa Auf der maur mengkonfirmasikan dia tidak akan bergabung kembali dengan The Smashing Pumpkins.

Pada 2002, Auf der Maur membentuk sebuah proyek singkat dengan mantan drummer Hole Samantha Maloney, Paeches, Paz Lenchantin dan Radio Sloan. Mengadopsi judul The Chelsea-nama dari Chelsea Hotel di New York dimana Auf der maur tinggal selama beberapa tahun-band menampilkan sebuah pertunjukan di Spaceland di Los Angeles, California pada Februari yang menyertakan lagu asli dan cover. Menampilkan sebuah cover “Gates of Steel”-nya Devo dan lagu awal yang akan ditampilkan Auf der Maur di album studio debutnya, pertunjukan itu kurang diterima karena “kurangnya persiapan” dan “lebih sedikit dibandingkan dari yang diharapkan dan garage rock yang kabur” menurut ulasan Variety. Courtney Love segera memberi nama band pendukungnya The Chelsea, juga menyewa Maloney dan Sloan dalam prosesnya, sambil melakukan tur untuk album studio debutnya, America’s Sweetheart (2004).

Kemudian tahun itu, Auf der Maur membentuk Hand of Doom, sebuah band cover Black Sabbath dimana dia menampilkan vokal utama. Band menyertakan bassis Molly Stern, drummer Pedro Yanowitz, turntablist Joey Garfield dan gitaris Guy Stevens. Pada bulan Maret, band mulai menampilkan sejumlah pertunjukan terpilih di venue di Los Angeles termasuk Whiskey A Go Go, The Troubador dan The Viper Room, dan merilis sebuah album live, Live in Los Angeles (2002), berisi rekaman dari berbagai penampilan. Album ini meneriman ulasan yang hangat, dengan penulis Allmusic Bradley Torreano mendeskripsikannya sebagai sebuah rekaman yang “fun, grovy, dan strangely sensual” yang “menemukan jiwa di belakang semua tahun-tahun yang tidak bergerak”, menambahkan bahwa “ini adalah Auf der Maur sendiri yang menjadi kunci bagi album ini”. Menganggap dirinya sendiri sebagai “art-karaoke”, Hand of Doom menampilkan jadwal lebih jauh di Amerika Utara selama musim panas 2000 sebelum bubar pada 2003.

Kembali ke Montreal pada 2001 setelah pembubaran The Smashing Pumpkins, Auf der Maur tidak yakin apakah akan melanjutkan karir musiknya. Dalam sebuah wawancara dengan Jam!, dia berkata bahwa “hubungannya dengan musik telah menjadi sangat berorientasi pasukan. Saya adalah seorang serdadu, seorang pekerja keras yang tidak pernah mendapatkan kepuasan yang cukup dari musik. Saya tidak tahu jika saya akan membuat rekaman saya sendiri”. Pada akhir tahun 2001, setelah menemukan rekaman demo lama di rumahnya, Auf der Maur memutuskan untuk menghejar karir solo setelah dia “menyadari (dia) memiliki sebuah album penuh dengan materi yang layak yang telah tersimpan disana selama bertahun-tahun”.

Direkam dari 2001 hingga 2003 di berbagai studio di AS dan Kanada, album studio debut Auf der Maur, Auf der Maur dirilis pada Februari 2004 di Capitol Records. Diproduseri dengan Chris Goss, Auf der Maur membiayai sesi rekaman sendiri saat dia tidak dikontrak oleh label rekaman saat rekaman dan setelah produksi, anggarannya habis dan dia tidak bisa me-mix album. Dia menerima sebuah kontrak rekaman dari Capitol tak lama kemudian dan merilis Auf der Maur yang “mendapatkan ulasan bagus”, menurut Metacritic. Single-single  yang mendukung album –“Followed the Waves”, “Real a Lie” dan “Taste You”- adalah keseuksesan sedang di UK, masuk chart Toip 40 di UK Single Charts. Pada 2010, Auf der Maur terjual sebanyak 200.000 kopi secara keseluruhan.

Pada sebuah wawancara tahun 2007 dengan Billboard, Auf der Maur mengumumkan bahwa dia telah menyelesaikan rekaman album studio keduanya yag akan dirilis sebagai bagian dari proyek multidisiplin termasuk film konsep, sebuah album dan sebuah novel grafis yang akan dirilis pada musim gugur 2009. Sebuah situs resmi berisi cuplikan dari proyek itu, juga sebuah trailer film, diluncurkan pada Agustus 2007 dan menampilkan blog rutin yang diperbarui oleh Auf der Maur mendokumentasikan tahapan bervariasi dari proyek itu. Menyusul pemutusan dengan Capitol dan “caught up in some red tape” yang menunda perilisan proyek itu, Auf der Maur meinggalkan label untuk mengamankan kontrol kreatif dan merilis musiknya secara “mandiri”.

Sebuah EP berjudul …This Would Be Paradis dirilis pada Noevember 2008 sebagai 7” dan unduhan digital di iTunes. EP tiga lagu itu dirilis melalui Urbanited Music, sebuah label independen yang berbasis di Belanda dan dirilis dibawah nama Auf der Maur yang disingkat MAdM, yang dia gunakan pada rilisan selanjutnya. Tur dengan enam jadwal di Kanad dan Eropa utara menyusul perilisan EP itu, yang menampilkan penampilan live pertamanya sejak tur 151 hadwal untuk mendukung Auf der Maur pada 2004 dan 2005.

Pada akhir 2009, Auf der Maur merilis sebuah single, “Out of Our Minds”, dan sebuah EP, OOOM. Single diedarkan sebagai unduhan gratis di situs resminya; baik single dan EP dirilis sendiri di PHI-MAdm Music Inc., label rekaman miliknya sendiri, sebuah divisi dari PHI Center Group berbasis Montreal. Auf der Maur juga teken kontrak distribusi internasional dengan Roadrunner Records, yang mengedarkan rilisan diluar Amerika Utara. Album studio keduanya, juga berjudul Out of Our Minds, dirilis pada Maret 2010 sebagai bagian dari proyek OOOM. Meskipun masuk chart di Perancis, Yunani, Spanyol dan UK, album ini menerima ulasan yang  beragam. Namun, pada Januari 2011 Out of Our Minds memenangkan Best India/Alternative/Hard Rock Album di the Independent Music Awards.

Auf der Maur secara singkat melakukan tur dengan mantan frontman The Cars Ric Ocasek pada 1997, setelah berkontribusi bass dan vokal latar di album solo 1997-nya Troublizing. Dia berkolaborasi dengan grup Indochine pada lagu mereka”Le Grand Secret”, menyanyi duet dalam bahasa Perancis dengan Nicola Sirkis, yang mendapatkan pengakuan besar di Perancis. Auf der Maur bergabung dengan band di panggung untuk membawakan lagu itu dalam berbagai kesempatan dan musncul di video musik untuk lagu itu. Dia menampilkan sebuah set akustik langka, singkat dari beberapa lagu solonya selama sebuah pertunjukan Indochine di Paris, 22 Februari 2002. Auf der Maur berkontribusi bass dan vokal latar untuk teman album teman masa kecil Rufus Wainwright, Poses dan muncul di videonya tahu  1998 untuk “April Fools”. Pada 2008, dia berkolaborasi dengan musisi Kanada Daniel Victor di proyek kolaborasi musiknya Neverending White Lights. Mereka merekam lagu “The World Is Darker”, untuk sebuah video yang dirilis pada Maret 2008. Disamping ini, dia berkontribusi pada album-album oleh artis-artis seperti Ryan Asdams, Ben Lee, Idaho, The Stills dan Fountains of Wayne.

Pada 2007, Auf der Maur muncul di album Fountains of Wayne, Traffic and Weather menyanyikan vokal latar pada lagu “Someone to Love”.

Auf der Maur juga seorang fotografer penerbitan. Dia adalah mengkhusukan pada fotografi potret diri di Concordia Universitu saat dia diundang untuk bergabung dengan Hole pada 1994, Foto-fotonya telah diterbitkan di Nylon, Bust, Mastermind dan American Photo, bersama majalah lainnya. Fotonya juga dipamerkan di The Kids Are Alright di Sotheby’s di New York bersama dengan foto oleh Yelene Yemchuck. Dia melakukan sebuah pameran solo pada 2001, dibawah nama Channels, sebagian besar menampilkan foto kehidupan Auf der Maur di jalan, dengan tema tv dan gambar layar tv hotel, yang bukan memakai nama Channels. Pameran itu dibuka pada 9 September 2011 di Brooklyn’s Secret Gallery, tapi ditutup setelah serangan 11 September. Sebuah buku dengan judul yang sama telah siap untuk dimunculkan, tapi tidak pernah dilakukan.

Pada 2004, Canadian Broadcasting Corporation menghasilkan sebuah seri tv berjudul The Greatest Canadian yang memperlihatkan 100 sosok Kanada yang dinominasikan untuk gelar ‘the Greates Canadian’. Daftar 100 itu dipersempit menjadi grup dengan 10 finalis dan acara itu didedikasika untuk berkaitan dengan cerita dan kasus untuk tiap nomine yang mengudara di jaringan kerja. Tiap nomine dipromosikan oleh ‘penasehat’ selebriti Kanada dan Auf der Maur muncul sebagai penasehat untuk ahli lingkungan David Susuki, yang berakhir di posisi kelima.

Auf der Maur menikah dengan pembuat film indie Tony Stone. Mereka memiliki seorang putri, River (lahir Oktober 2011). Pasangan itu memiliki Basilica Hudson, sebuah pusat seni dan penampilan di Hudson, New York dimana mereka tinggal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...