Laman

Kamis, 10 Maret 2016

DAN SWANO




Lahir dengan nama Dan-Erland Swano pada 10 Maret 1973 di Finspang, Swedia, adalah seorang musisi Swedia yang saat ini adalah vokalis, gitaris, mantan bassis dan mantan drummer untuk band Nightingale, kemudian vokalis, kibordis dan drummer untuk band Witherscape, juga pemilik dari Unisound tapi dia mendapatkan ketenaran sebagai vokalis dan penulis lagu dari band progressive death metal, Edge Of Sanity.

Sebagai seorang multi instrumentalis dia dianggap sebagai sebuah pengaruh di komunitas melodic death metal, black metal, progressive metal, death metal, progressive rock, power metal bawah tanah. Dia dikenal untuk gaya penulisan lagunya yang terpengaruh progressive rock dan keseringannya menggunakan vokal clean dan growl.


Swano telah mengomandani sejumlah band, antara lain Edge of Sanity, Brejn Dedd, Unicorn, Infestdead dan Route Nine. Dia juga pernah menjadi anggota dari Katatatonia, Ribspreader, juga bermain drum dan gitar utama di band death metal Bloodbath.


Dia juga berkontribusi bakat vokalnya untuk proyek Star One-nya Arjen Lucassen. Kedua musisi ini adalah teman baik, dengan Lucassen berkontribusi gitar untuk proyek Nightingale-nya Swano. Dia juga dapat didengar pada album-album Theli dan A’arab Zaraq – Lucid Dreaming oleh band symphonic opera metal Therion. Dia juga produser dan berkontribusi penulisan lagu band Diabolical Masquerade, band solo avant-garde black metal yang kini tidak aktif dari Anders Nystrom alias Blakkheim (Katatonia, Bloodbath, mantan Bewitched). Dia juga berkontribusi beberapa solo gitar, vokal latar pada beberapa album Diabolical Masquerade, dan memainkan drum pada album Nightwork. Dia juga memproduseri dan bermain kibord pada album Memories from Nothing oleh rocker progressive Swedia, Another Life di Vic Records.


Swano juga merilis album progressive death metal solo berjudul Moontower, dimana dia memamerkan bakat multi-instrumenta-nya, memainkan semua alat musik (gitar, bass, drum, kibord) juga mengisi vokal.


Swano memiliki jenis vokal yang berbeda, menggabungkan banyak gaya, yang terdiri dari death growl; clean, menyanyi melodik dengan tone yang kaya; vokal yang dalam, gelap, gothic dan berteriak ala thrash.


Sebagai seorang dengan pengecualian, dia dalah gitaris kidal (tangan kanan pada neck) tapi bermain pada gitar kanan tanpa merubah senar (string tertinggi diatas, yang sangat tidak biasa.


Selama tahun 2009 Swano mengaktifkan kembali Odyssey, kali ini memainkan semua alat musik sendiri. Swano merekam 7 lagu favoritnya sepanjang masa yang dirilis pada November 2010 pada album ‘Reinventing The Past’, bersama dengan tiga lagu tahun 1999 sebagai bonus pada Vic Records dari Belanda. Adiknya Dag, bermain sebagai gitaris utama tamu pada lagu ‘Gypsy’ (Uriah Heep cover).


Kemudian Swano, merilis sebuah album berjudul The Inheritance (2013) dengan proyek barunya, Witherscape.


Meskipun sejumlah besar rilisan menggunakan namanya, Swano hingga sekarang bekerja penuh waktu di sebuah toko musik (Musikborsen) di Orebro, dekat rumanya di Swedia, jarang melakukan penampilan live dengan band-bandnya. Dia telahbermain bass di band adiknya Dag Swano, Pan.Thy.Monium dengan Dan menggunakan Day DiSyraah, dan Dag menggunakan Aag sebagai nama alias. Dag juga bermain gitar di Nightingale, sebelumnya dengan nama Tom Nouga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...