Laman

Rabu, 16 Maret 2016

DEE SNIDER




Lahir dengan nama Daniel Snider pada 15 Maret 1955 di Astoria, Queens, New York, dan tumbuh di dekat Baldwin, Long Island, dan lulus dari Baldwin Senior High School pada tahun 1973. Ayahnya, Bob, adalah seorang pensiunan New York State Trooper dan pegawai pengadilan Nassau County, dan ibunya, Marguerite, adalah pensiunan guru seni. Ayahnya adalah Yahudi dan ibunya dari keluarga Katolik berketurunan Swiss. Snider dan saudara-saudaranya dibersarkan sebagai Episcopalian setelah ibunya bergabung dengan gereja. Saat masih kecil, dia menyanyi di kor gereja, beberapa kor sekolah dan the Baldwin High School Concert Choir. Snider juga dipilih untuk All-State Chorus untuk menyanyi.

Pada awal 1976, Snider bergabung dengan Twisted Sister dan menjadi penulis lagu utama band setelah itu. Grup merilis album studio pertama mereka, Under the Blade, pada September 1982 dan membangun penggemar di UK. Kurang dari satu kemudian, Twisted Sister merilis album sofomor mereka, You Can’t Stop Rock ‘n’ Roll. Album ketiga mereka, Stay Hungry, keluar pada 10 Mei 1984. Ini menjadi rekaman band paling sukses dengan hit-hit “We’re Not Gonna Take It” dan “I Wanna Rock.” Untuk mempertajam citra “twisted sister”, Snider mengadopsi persona merk dagang dari seorang drag yang terinspirasi metal dengan rambut pirang panjang, dengan eye shadow dan rouge, dan lipstick terang berwarna merah.


Selama pertengahan 1980an, sebelum tayang perdana Headbangers Ball, acara MTV pertama yang seluruhnya berisi video heavy metal adalah Heavy Metal Mania. Episode pertama mengudara pada Juni 1985 dan dibawakan oleh Dee Snider. Acara itu menampilkan berita metal, wawancara dengan artis-artis metal, dan bersama membawakan acara di studio. Tahun yang sama di bulan November, Twisted Sister merilis Come Out and Play yang terjual lebih dari 500.000 kopi tapi didukung dengan tur konser yang kurang.


Pada tahun 1981, Snider menikahi istri jangka panjangnya, Suzette Snider, yang bekerja di bagian kostum dan tata rias. Dia adalah yang pertama menyarankan Dee untuk berpakaina dalam pakian drag terkenalnya.

Pada 1985, sebuah dengar pendapat Senat yang diadakan oleh Parents Music Resource Center (PMRC), yang ingin mengenalkan system peringatan orangtua yang akan memberi label yang berisi materi terlarang. Sistem ini berisi pengenalan jenis huruf yang dilarang yang ditemukan di tiap album (missal O untuk tema occult, Sex untuk seks, D untuk drug, V untuk violence, dll.). Dee Snider, John Denver, dan Frank Zappa semuanya bersaksi melawan penyensoran dan menghendaki system peringatan. Beberapa system tidak pernah diterapkan, tapi hasil dari dengar pendapat adalah apa yang sekarang dikenal dengan label “Parental Advisory: Ecplicit Content.


PMRC awalnya dibentuk oleh para istri pemegang kuasa Washington, DC, Senator Al Gore (D-TN), dan sekretaris negara bagian James Baker. Tipper Gore menjadi wajah PMRC dan wakil publik melawan Snider dalam dengar pendapat. 

Album Twisted Sister kelima dibuat pada 1987, Love Is For Suckers. Rekaman ini awalnya direncanakan sebagai rekaman solo Dee Snider, tapi Atlantic Records mendorong rilisan dibawah nama Twisted Sister. Tur berlangsung hanya hingga oktober tahun itu dan pada tanggal 12 bulan itu, Snider mengumumkan kepergiannya dari band. Selama waktu inilah bahwa Snider membentuk Desperado, sebuah band yang menampilkan mantan drummer Iron Maiden Clive Burr, mantan gitaris Gillan Bernie Torme, dan bassis Marc Russel. Album satu-satunya grup, Ace, tidak pernah secara resmi dirilis, tapi menjadi bootleg dalam bentuk CD dengan judul Bloodied But Unbowed.


Pada 1990an, Snider membentuk Widowmaker dengan Joe Franco, seorang teman baik Twisted Sister dan drummer di album Love Is for Suckers, juga Al Pitrelli dan Marc Russel. Kuartet itu merekam dua album dengan kesuksesan bawah tanah terbatas, berjudul Blood and Bullets dan Stand By For Pain. Pada akhir 1990an, Snider melakukan tur dengan band “self-tribute” bernama Dee Snider’s SMFs (Sick Mother Fuckers), terkadang menampilkan mantan drummer Twisted Sister A.J. Pero. Lineup rutin antaranya Dee Snider, Derek Tailer, Charlie Mills, Keith Alexander, dan Spike.


Pada tahun 1993, dia menggubah lagu tema untuk The Terrible Thunderlizards.

Pada tahun 1997, Dee Snider mulai membawakan acara House of Hair, acara radio jaingan hard rock/heavy metal 1980an yang mengudara di lebih dari 20 stasiun radio hingga Amerika Utara. Acara itu merupakan jaringan oleh United Stations Radio Networks. Format acara berjalan selama 2 jam dan menampilkan frasa penutup Snider, “If it ain’t metal, it’s crap!”

Pada tahun 1998, Snider menulis sebuah lagu berjudul “The Magic of Christmas Day (God Bless Us Everyone)” yang direkam pada 1998 oleh Celine Dion untuk album Dion, These Are Special Times. Menurut Snider, Dion pada saat itu tidak mengenal siapa yang menulis lagu. Kemudian pada tahun itu, dia juga menulis dan membintangi di filem horror, Strangeland. Snider juga menulis naskah untuk sekuelnya yang memiliki judul Strangeland: Disciple. Namun, pada Januari 2008, Snider kurang optimis bahwa naskah itu akan berlanjut, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Bullz-Eye.com bahwa dia telah mencapai titik dimana dia harus “memberikan tanda di situs saya dan mengatakan, ‘Anda punya 10 juta dolar? Hubungi saya. Saya memiliki naskah yang siap dikerjakan, Robert Englund bersedia, saya bersedia, Jika seseorang serius dan ingin mengerjakannya, hubungi saya. Tapi jangan hubungi saya hingga anda siap untuk menyerahkan cek.’” Pada Mei 2009, Dee mengungkapkan di acara radionya, “The House of Hair,” bahwa Strangeland: Rising Sons akan berlanjut dan akan memuai syuting pada musim gugur 2009 dan direncanakan untuk perilisan tahun 2010.


Dari Juni 1999 hingga Agustus 2003, Snider membawakan acara radio pagi di stasiun Hartford, Connecticut Clear Channel, Radio 104 (104.1 FM WMRQ), berjudul Dee Snider Radio. Acaranya kembali mengudara di  malam bulan Agustus 2004 di 93.3 WMMR di Philadelphia, Pennyslvania hingga Juni 2005. Dia menyebut pendengarnya sebagai “Peeps”-nya dan stiker euro “DEE”, dicetak oleh stasiun itu, dapat dilihat di bumper mobil-mobil para penggemarnya di seluruh Connecticut, New York, New Jersey, dan Massachusetts. Anggota lain dari acara pagi itu adalah Nick Lentino, Beth Lockwood, “Psycho Dan” Williams, Sean Robbins, dan “Darkside Dave” Wallace. Dia sering menampilkan tamu profil tinggi, antara lain Ozzy Osbourne, pegula pro Mick Foley, dan penyanyi/bassis Kiss Gene Simmons.

Pada 2001,Snider adalah suara Gol Aceron, penjahat utama untuk video game Playstation 2, Jak and Daxter: The Precursors Legacy. Tahun berikutnya, dia bergabung kembali dengan reuni Twisted Sister. Snider juga memainkan dirinya sendiri di filem TV tahun 2002, Warning: Parental Advisory. Pada tahun 2003, dia muncul dengan actor Arnold Schwarzenegger selama usahanya untuk bersaing dengan gubernur California inkumben Gray Davis. Snider menyanyikan hit Twisted Sister, “We’re Not Gonna Take It,” yang diadopsi oleh kampanye Schwarzenegger.

Snider juga menyuarakan Angry Jack di episode “Shell Shocked” untuk kartun Nickelodeon SpongeBob SquarePants. Dia mengaku menjadi penggemar berat dari acara itu selama dokumentasi ulang yang ke 10 dari acara itu pada tahun 2009, dan diminta untuk menyuarakan sebuah karakter di acara itu adalah horror yang nyata. Dia merubah lirik lagu terkenalnya “I Wanna Rock” menjadi “Goofy Goober Rock” untuk The SpongeBob SquarePants Movie.

Snider menarasikan dan membawakan banyak acara dan khusus di VH1, cuplikan film, segmen di belakang layar, dan fitur khusus DVD. Dia tampil sebagai ‘suara’ di pembuka kampanye merk MSNBC’s 2001/2002 “Fiercely Independent”. Setiap tahun sejak 2004, Snider menarasikan acara live yang dikenal sebagai Van Helsing’s Curse yang melakukan tur di AS sekitar Halloween memberikan campuran musik dengan nuansa gelap dan terkadang bagian penceritaan untuk mendampingi musik. Konser itu juga dirilis dalam bentuk CD. Snider membawakan konser “Aftermath”-nya VH1 tahun 2008 untuk mengingat korban dan yang selamat dari kebakaran Station nightclub tahun 2003.

Snider kembali ke radio pada Juni 2006 dengan Radio Fangoria dengan Sirius Satellite Radio channel 102 dari 9-12 Eastern.

Selama musim panas 2008, Snider tampil sebagai seorang kontestan di CMT’s Gone Country. Acara itu merekrut selebriti musik terkenal yang berlomba satu sama lain untuk memenangkan kesempatan untuk merilis sebuah lagu country. Juga pada 2008, Snider muncul di episode pertama dari musim kedua dari Kitchen Nightmare yang direkrut Gordon Ramsey sebagai bagian pemasaran peluncuran ulang dari restoran Handlebar. Pada acara itu, Snider menyumbangkan sebuah sepeda motor untuk lelang dimana pada pelanggan Handlebar bisa menawar melalaui situs restoran Handlebar.

Dee membawakan acara DEAD ART di Gallery HD, sebuah acara tentang kecantikan dan seni pemakaman. Dia juga membawakan acara House of Hair, sebuah acara radio yang memainkan musik heavy metal. Snider muncul di seri asli IFC Channel, Z Rock sebagai dirinya sendiri memainkan karakter seorang “rock guru.”

Pada 27 Juli 2010, Snider dan keluarganya mulai muncul di acara tv reality “Growing Up Twisted,” yang mengudara di Arts and Entertainment Network.

Pada 8 Oktober 2010, memulai perjalan 11 minggu dalam peran Rock of Ages sebagai Dennis, pemilik The Bourbon Room, dengan jadwal resmi dimulai pada 11 Oktober.

Pada 2011, Snider tampil dengan band metalcore asal Ohio, Attack Attack! Di panggung di Bamboozle Festival memainkan lagu mereka “Turbo Swag”. Pada 15 Mei 2011 episode The Apprentice, Snider muncul untuk membantu John Rich dengan tantangan terakhirnya. Dia membintagi sebuah iklan yang menampilkan sejumlah audisi dimana dia datang sebagai dirinyan sendiri, dan setelah meminum soda menjadi penyanyi utamad dari Twisted Sister (dirinya sendiri). Snider setuju untuk datang karena dia teman pribadi dengan John Rich dan ingin mendukung amal untuk St. Jude Medical Center.

Snider menjadi bintang tamu di video untuk “Immaculate Misconception” oleh band metalcore, Motionless in White. Putra Snider, Cody Blue Snider menyutradarai video itu.

Snider dan keluarganya muncul di Celebritu Wife Swap pada 10 Januari 2012. Istri Dee, Suzette, bertukar tempat dengan tunangan Flavor Flav, Liz.

Pada Valentine’s Day tahun 2012 tampil di Late Night with Jimmy Fallon, Snider berekanan dengan Donald Trump dalam sebuah skit dalam format acara permainan TV, Password. Pada 19 Februari 2012, Snider mulai muncul sebagai salah satu dari 18 kontestan untuk menjadi Celebrity Apprentice Trump berikutnya dan dipecat setelah tugas ke delapan selama episode ketujuh.

Pada 2012 Snider muncul sebagai karakter utama dari sebuah iklan yang mengudara untuk perusahaan “Unibet”. Video itu telah disiarkan di iklan tv Norwegia dari 5 Maret 2012 hingga sepanjang musim panas. Dalam sebuah spot Snider menyanyi, dalam tampang umumnya sebagai pemimpin Twisted Sister, sebua lagu rock berjudul “Bet”, ditulis oleh Snider sendiri dan digubah oleh artis heavy metal Norwegia Ronni Le Tekro.

Snider meminta kepada wakil presiden partai Republik Paul Ryan untuk tidak memainkan lagu-lagu terkenalnya selama kampanye mereka.

Pada 6 September 2012 Snider membawakan “We’re Not Gonna Take It” di America’s Got Talent. Juga pada tahun 2012, Snider memainkan Larry, pemiliki sebuah bar di mokumenter Future Folk tentang sebuha band bluegrass alien.

Pada 24 Januari 2013, di City National Grove of Anaheim, Snider diberi kehormatana sebagai seorang roastee di Revolver Magazine/Guitar World Rock and Roll Roast of Dee Snider.
Pada 4 November 2014, dia melakukan debut musical Natal aslinya, “Dee Snider’s Rock and Roll Christmas Tale,” di Broadway Playhouse di Chicago. Selama musim Natal 2015, dia membawaka musical ini ke Toronto.

Snider telah menikah dengan istrinya Suzanne, seorang perancang busana, sejak 21 Oktober 1981. Mereka memiliki 4 anak, Jesse Blaze Snider (lahir 19 September 1982), Shane Royal Snider (lahir 19 Februarti 1988), Cody Blue Snider (lahir 7 Desember 1989, dan Cheyenne Jean Snider (lahir 31 Oktober 1996) yang ada di band They All Float. Putra tertuanya Jesse menggawangi MTV2 Rock, seabuah acara video musik pada tahun 2003,dan merupakan runner-up di acara MTV tahun 2008, Rock the Cradle. Dee muncul di acara itu sebagai mentor Jesse. Jesse juga penyanyi utama dari band punk metal Baptized By Fire. Cody menyutradarai sebuah video musik untuk band Motionless in White (untuk lagu “Immaculate Misconception”) dimana Dee menjadi bintang tamu di di filemnya.

Pada 2003, kakak ipar Snider, Vincent Gargiulo, terbunuh. Pembunuhnya tertangkap pada tahun 2009.

Snider tinggal sebagian waktu di East Setauket, New York. Dia muncul di MTV Cribs pada 2005 untuk menunjukkan rumah Long Island-nya, dengan dua dari 4 anaknya, Shane dan Cheyenne.

Pada tahun 2008, dia menyatakan di sebuah wawancara TMZ bahwa dia akan memilih Barrack Obama karena John McCain (yang dia suka dan dukung selama bertahun-tahun) tidak akan mengakui kesalahan yang dilakukan John W. Bush selama menjabat.

Pada dengar pendapat sebat Parents Music Resource Center (PMRC) tahun 1985, Snider menyatakan: “saya dilahirkan dan dibesarkan sebgai orang Kristen dan saya masih memegang prinsip-prinsip itu.”

Pada 11 Juli 2013, setelah aktifis pro-choice menyanyikan “We’re Not Gonna Take It” untuk memprotes pelarangan aborsi di Texas, Snider membuat sebuah tweet bahwa dia Pro-Choice, dan dia tidak percaya menjadi seoraang Kristen dan pro-choice adalah eksklusif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...