Laman

Sabtu, 19 Maret 2016

JERRY CANTRELL




Lahir dengan nama Jerry Fulton Cantrell Jr. pada 18 Maret 1966 di Tacoma, Washington, AS. Cantrell menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia “dibesarkan dengan musik country” saat masih remaja dan bahwa dia mengagumi emosi yang terdapat di genre itu. Dia juga menganggpa dirinya “seprauh Yankee dan separuh redneck.” Namun, musik hard rock membuat Cantrell tertarik secara dominan, dan dia membeli gitar pertamanya di pertengahan remajanya. Hal itu tidak terjadi hingga usia 17 tahun bahwa dia mulai serius memainkan alat musik itu. Cantrell kemudian menyebut gitaris-gitaris seperti Ace Frehley, Tony Iommi, Angus Young, Jimmy Page, dan Eddie Van Halen sebagai pengaruh utama.

Cantrell belajar di SMP dan SMA di Spanaway, Washongton dan, sebelum memiliki gitar pertamanya, adalah seorang anggota dari kor SMA yang banyak mengikuti kompetisi antar negara bagian. Di tahun seniornya Cantrell menjadi pimpinan kor, dan kuartet yang menyanyikan national anthem di pertandingan bola basket dan memenangkan kompetisi dengan perolehan nilai tertinggi. Cantrell menyatakan rasa ketertarikannya pada tone musik gelap terjadi pada periode ini: “Di kor yang kami menampilkan a cappela Gregorian dari abad 14 dan 15. Itu adalah musik gereja yang menakutkan.” Awalnya guru kor dan guru dramanya, adalah dua motivator terbesarnya untuk menjalani karir musik. Saat album pertama Alice in Chains mendapatkan emas, Cantrell mengirimkan kedua guru itu sebuah rekaman emas.

Orangtua Cantrell bercerai saat dia berusia 7 tahun, dan ibunya meninggal pada tahun 1987 di usia 43 tahun.


Pada pertengahan 1980an, Cantrell memulai sebuah band bernama Diamond Lie yang menyertakan drummer Bobby Nesbitt dan bassis Mike Starr. Layne Staley, seorang vokalis dan teman sekamar Cantrell, juga setuju bergabung dengan syarat bahwa Cantrell bergabung dengan proyek funk-nya (yang berakhir tak lama kemudian). Diamond Lie mendapatkan perhatian di wilayah Seattle dan kemudian memakai nama Alice ‘N Chainz, kemudian berubah menjadi Alice in Chains.


Cantrell berlaku sebagai gitaris utama, penulis lirik, vokalis dan komposer utama hingga hiatus hampuir permanen band yang dimulai pada akhir 1990an dan menempuh masa kematian dari penyanyi utama Layne Staley pada April 2002. Kontribusi gitar Cantrell memberi rasa heavy metal bagi gaya musik band yang berbasi grunge. Band mereformasi pada 2005 dengan anggota yang masih hidup. Cantrell bermain di sejumlah konser dengan Alice in Chains menampilkan penyanyi utama seperti Maynard James Keenan, Mark Lanegan, James Hetfield. Phil Anselmo, Billy Corgan, Patrick Lachman, Scott Weiland, dan William DuVall. Walaupun Cantrell mendapatkan kegemilangan dengan bekerja sebagai artis solo, dia mengekspresikan kegembiraannya dengan kembali dalam band. Pada 29 September 2009, Alice in Chains, dengan William DuVall sebagai vokalis, merilis rekaman pertama mereka sejak kematian Layne Staley, Black Gives Way to Blue, dan melaukan tur untuk mendukung album itu. Band merilis album studio kelima mereka, The Devil Put The Dinosaurs Here, pada 28 Maie 2013.

Karir Cantrell diluar Alice In Chains telah menghasilkan dua album, juga banyak pemunculan dengan musisi lain dan di soundtrack film. Materi solo pertamanya datang dalam sebuah lagu berjudul “Leave Me Alone.” Ini dirilis secara eksklusif di soundtrack The Cable Guy pada 1996, menampilkan drummer Alice In Chains Sean Kinney. Lagu itu memiliki sebuah video musik dan mencapai no. 14 di Mainstream Rock Tracks-nya Billboard.

Saat aktifitas Alice in Chains melambat dan masa depan band menjadi pertanyaan, Cantrell mulai mengerjakan rekaman solo penuh pertamanya. Saat cuplikan video dari situs resmi Cantrell mengklaim bahwa dia ingin mengerjakan karya solo untuk beberapa saat, komentarnya di Guitar World menyatakan sebaliknya:


Ini adalah sesuatu yang saya tidak pernah benar-benar ingin melakukannya, tapi keadaan yang berlangsung telah memainkannya, ini seperti, kenapa tidak? Sejujurnya, saya sangat bahagia menjadi gitaris utama dan penyanyi untuk Alice in Chains. Itu selalu menjadi cinta pertama saya, dan akan selalu, tapi situasi menjadikannya seperti ini… kami telah bersama untuk beberapa lama, dan kini harus menentukan. Ini saatnya untuk membiarkannya. Kini saya harus melangkah dan mengerjakan sesuatu.

Boggy Depot dirilis pada April 1998. Album ini berisi tiga single termasuk lagu populer “Cut You Ini” dan “My Song.” Band turnya untuk album ini meliputi rekan seband Alice in Chains Inez dan Kinney, dan Cantrell mengekspresikan harapan untuk memiliki album kedua yang dirilis pada tahun berikutnya.

Pada tahun yang sama dengan Boggy Depot, Cantrell mulai menulis album tindaklanjut. Dia juga pergi dari Columbia Records selama waktu ini dan menemui kesulitan untuk menemukan label baru. Cantrell berkata tentang pengalaman menulis:

Pada ’98, saya mengunci diri dalam rumah saya, mengeluarkan ide dan menulis 25 lagu. Saya jarang mandi selama periode penulisan lagu itu; saya diberi kiriman makanan, saya benar-benar tidak keluar dari rumah saya dalam tiga atau empat bulan. Itu adalah sebuah pengalaman gila. Albumnya kini sudah hampir diselesaikan.

Akhirnya pada Juni 2002, Cantrell mengedarkan album keduanya, Degradation Trip, dengan calon seksi ritem Ozzy Osbourne, Mike Bordin (drum) dan Robert Trujillo (bass). Dirilis di Roadrunner Records, Degradation Trip masuk ke toko rekaman tidak lama setelah kematian Layne Staley dan didedikasikan untuknya. Lagu-lagu dalam album itu merentang dari doom metal hingga hard rock berbasis pop. Album ini, yang menerima kritikan lebih baik dari pendahulunya, menampilkan dua single, “Anger Rising” dan Angel Eyes,” dan lagu “She Was My Girl” dimasukkan dalam soundtrack Spider-Man. Pertunjukan live diterima dengan baik oleh penonton pada tur nasional yang membantu membangun kesuksesan album solo ini. Degradation Trip dirilis ulang pada November tahun itu sebagai album ganda, menampilkan 11 lagu tambahan yang dibuat untuk album seperti yang awalnya diinginkan Cantrell.

Cantrell dikabarkan tengah mengerjakan album solo penuh ketiganya untuk beberapa tahun, untuk rilisan yang dijadwalkan pada tahun 2006. Namun, pada 2013, album ini masih belum dirilis. Kerja berikutnya dengan Alice in Chains yang bangkit kembali mejadi penyebab tertundanya rilisan ini. Saat ditanya tentang perilisan album solo lainnya, dia membuat sebuah pernyataan:

Bukan untuk sebentar. Cinta pertama dan terbesar saya adalah band ini dan selalu demikian. Alasan satu-satunya saya mengerjakan dua rekaman itu karena kami tidak bekerja sebagai sebuah band. Tapi menjadi bagian dari band ini adalah pekerjaan penuh waktu. Beberapa orang dapat melakukan pekerjaan ganda dan mungkin saat saya muda say bisa melakukannya, tapi tidak sekarang.

Cantrell telah muncul sebagai gitaris tamu pada beberapa album dan proyek, termasuk album Danzig, Blackacidevil dan album Metallica, Garage Inc. DIa juga menjadi tamu di album Circus of Power, Magic & Madness pada 1993 untuk lagu “Heaven ‘N Hell.” Dia mengisi vokal tamu pada lagu “Effigy” pada album 2001 Gov’t Mule, The Deep End, Volume 1.

Pada 2002, Cantrell memainkan serangkaian jadwal musim panas dengan band hard rock/post-grunge, Nickelback. Cantrell dapat dilihat memainkan “It Ain’t Like That” dengan band pada rilisan DVD pertama mereka, Live at Home. Dia juga diminta oleh frontman Nickelback, Chad Kroeger, utntuk berkontribusi pada lagu “Hero” untuk film tahun 2002, Spider-Man. Cantrell tidak bisa mengikuti sesi rekaman itu dan digantikan oleh Josey Scott-nya Saliva.

Pada awal 2004, Cantrell berkolaborasi dengan gitaris The Cult Billy Duffy untuk membentuk supergrup rock Cardboard Vampyres. Dibawah nama the Jerry Cantrell-Billy Duffy Band, mereka melakukan debut selama serangkaian tiga konser untuk Sweet Relirf Musicians Fund di The Troubador pada April 2004. “Band ini benar-benar bersenang senang dan memainkan musik dimana kami menjadi penggemar saat tumbuh,” Cantrell menyatakan. Membawakan sebagian besar lagu-lagu cover dari band-band seperti Led Zeppelin, AC/DC, The Stooges, Black Sabbath, dan Aerosmith, grup ini dilengkapi oleh vokalis John Corabi, bassis Chris Wyse, dan drummer Josh Howser. Band bermain di berbagai venur di AS; walaupun, mendominasi permainan di West Coast. Tidak ada album resmi yang dirilis oleh band ini.

Cantrell tampil di filem Singles bersama dengan anggota Alice in Chains lainnya membawakan lagu “It Ain’t Like That” dan “Would?”. Dia juga tampil sebagai seorang actor di filem Jerry Maguire. Dia juga menulis lagu “Leave Me Alone” untuk komedi gelap tahun 1996 The Cable Guy, yang dapat ditemukan di soundtrack filem itu. Cantrell kembali ke kancah filem pada 2004 untuk menulis, dengan band metal yang baru terbentuk Damageplan, lagu “Ashes to Ashes” untuk filem The Punisher. Lagu itu dapat ditemukan di soundtrack filemnya, dan sebagai lagu bonus di versi Jepang dari album Damageplan, New Found Power. Dia juga muncul sebentar dengan Warren Haynes di di documenter Rising Low yang mendokumentasikan karya band Gov’t Mule menyusul kematian bassis Allen Woody. Cantrell juga tampil di komedi independen Rock Slyde.

Pada Juli 2006, majalah hard rock/metal Inggris Metal Hammer menganugerahi Cantrell gelar Riff Lord, di acara tahunannya Metal Hammer Golden Gods Awards, dilangsungkan di London Astoria. Dia merasa gemetar saat memenangkan gelar itu, melebihi beberapa artis-artis terkenal seperti Slash, James Hetfield, dan Jimmy Page.

Dia ada di peringkat #38 di daftar 100 Greatest Heavy Metal Guitarist of All Time oleh Guitar World dan kemudian ada di peringkat #37 di daftar 100 Greatest Guitarist of All Time juga oleh Guitar World.

Ayah Cantrell, Jerry Sr., adalah veteran tentara dari perang Vietnam. Dia adalah subyek utama di lagu “Rooster” dimana Cantrell menulisnya sebagai penghormatan untuk ayahnya. Kenangan masa kecil pertama Cantrell adalah bertemu ayahnya untuk pertama kalinya setelah dia kembali dari perang. Karena keadaan perang, orangtuanya bercerai dan Jerry tinggal dengan ibunya, Gloria.

Ibu Cantrell, Gloria Jean Cantrell, meninggal pada tahun 1987. Teman akrabnya Andrew Wood (Mother Love Bone) meninggal pada tahun 1990, membuat Jerry menulis lagu “Would?” untuk album kedua Alice in Chains, Dirt untuk mengenang Woods. Dia juga mendedikasikan album debut Alice In Chains, Facelift untuk Wood, juga mendiang ibunya.

Dia ikut memiliki bar hard rock bernama Dead Man’s Hand di Las Vegas dengan gitaris Anthrax, Scott Ian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...