Laman

Kamis, 24 Desember 2015

ARUL EFANSYAH "The Man With Seven Octave"



Nama aslinya Chairul Efansyah, lahir di Banjarmasin pada 5 Agustus 1964. Ia adalah penyanyi rock asal Indonesia, terkenal karena nada suaranya yang tinggi melengking. Vokalis grup band Power Metal selama puluhan tahun ini sempat dijuluki Arul, The Man with Seven Octave, lelaki dengan suara tujuh oktaf. 

Masa kecilnya dihabiskan di kawasan Pasar Lama Banjarmasin. Ia mengenal musik saat masih SMP dan mulai serius selepas SMEA dengan membentuk grup band. Ia bergabung dengan band Big Boys dan menjadi jawara dalam Festival Rock se Indonesia V pada1989 di Surabaya. 



Seperti ditulis dalam situs Wikipedia, lewat Festival Rock se Indonesia itu, Arul merebut The Best Vocalist lewat lagu Polusi Kehidupan. Pasca festival itu, semua finalis dibuatkan album kompilasi oleh Log Zhelebour. Lewat album itulah nama Arul Efansyah mulai dikenal bersama band-nya Big Boys asal Banjarmasin. 

Pada Festival Rock se-Indonesia V pada 1989, juara band adalah Power Metal dari Surabaya. Ketika akan mengikuti Tour 10 Kota bersama GodBless pada 1990, vokalis Power Metal, Pungky Deaz, hengkang. Di saat itulah Power Metal menjatuhkan pilihan pada Arul Efansyah sebagai vokalis. 

Pada 1991, Power Metal dengan vokalis Arul Efansyah merilis album bertitel Power One, yang mendapat sambutan menggembirakan dari masyarakat. Album ini melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan, Bayangan Dirimu, Malapetaka dan Cita Yang Tersita


Sukses album pertama, Power Metal kembali menanda-tangani kontrak untuk album kedua hingga album keenam. Kemudian Power Metal vakum. Setelah lama tak terdengar, akhirnya Power Metal merampungkan album ke-7, Topeng-Topeng Murka pada 2002.

Arul sempat menghilang dari Power Metal. Ia kembali ke kampung halamannya di Banjarmasin. Kawan-kawannya di Power Metal kehilangan kontak dengan Arul, hingga akhirnya ada salah seorang penggemar Power Metal berangkat ke Banjarmasin dan berhasil menemui Arul di akhir 2009. Arul diajak kembali ke Jakarta untuk bergabung lagi dengan Power Metal

Pada 2010, Power Metal kembali menelorkan album yang diberi judul Power Metal IX (sembilan) yang berarti album tersebut adalah album kesembilan Power Metal. Selain Arul, pada album ini pula dua gitaris handal Power Metal yang tidak pernah bersatu dalam satu album yaitu Ipunk dan Lucky Setyo disatukan, ditunjang pula oleh permainan keyboard Sastro Adi yang menambah apik harmonisasi dan progresivitas musik Power Metal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...