Laman

Selasa, 26 April 2016

JOEY JORDISON



Lahir dengan nama lengkap Nathan Jonas Jordison pada 26 April 1975 di Mercy Hospital di Des Moines, Iowa, AS. Dia tumbuh di wilayah luar dari Waukee dimana dia pernah bermain bola basket di jalan di depan rumahnya. Dia mengenal musik sejak usia dini, dimana dia mendapat pengaruh dari orangtuanya. Dia bermain gitar hingga dia menerima perangkat drum pertamanya sebagai hadiah dari orangtuanya pada usia 8 tahun, dan memulia band pertamaya saat di SD.

Pada usia yang muda, orangtua Jordison bercerai; dia dan dua adik perempuannya tinggal dengan ibu mereka. Ibunya menikah lagi dan membuat usaha pemakaman dimana Jordison terkadang membantu. Jordison menyatakan bahwa dia merasakan tanggung jawab yang tiba-tiba untuk menjadi pengurus rumah, dan tanggung jawab ini membuatnya terpacu dimana dia bermain drum. Dia kemudian menggambarkan mereka sebagai “total speed-metal thrash”. 

Band membantu Jordison menemukan bidang baru, bermain untuk penonton dalam mendukung band lokal termasuk Atomic Opera, yang menampilkan Jim Root, dan Heads on the Wall, yang menampilkan Shawn Crahan. Setelah beragam pergantian lineup termasuk kehadiran dari Craig Jones dan Josh Brainard – yang nantinya muncul di Slipknot – Band merilis dua demo pada 1993: Visceral dan Mud Fuchia. Dia menyebut Keith Moon, John Bonham, Peter Criss, Gene Krupa dan Buddy Rich sebagai pengaruh utamanya.


Setelah meninggalkan sekolah, Jordison dipekerjakan oleh sebuah toko musik lokal bernama Musicland. Pada Maret 1994, setelah sebuah rekomendasi dari teman barunya, dia mendapatkan pekerjaan di sebuah garasi Sinclair di Urbendale. Jordison bekerja pada malam hari, yang dia inginkan, saat akhir pekannya bebas dan membuatnya bisa menggunakan waktu dengan teman-temannya dan mendengarkan musik sambil bekerja. Pada awal 1995, Modifidious dibubarkan karena perubahan minat dari thrash metal ke death metal di Amerika. Setelah ini Jordison bergabung dengan sebuah band lokal bernama The Rejects sebagai gitaris, dengan siapa dia hanya bermain beberapa pertunjukan. Jordison juga terlibat dalam sebuah band dengan Paul Gray dan vokalis Don Decker, bernama Anal Blast. Gray juga berniat merekrutnya untuk band lainnya, Body Pit, tapi dia menolak undangan itu untuk bertahan dengan The Rejects. Selama periode pembentukan Slipknot, Paul merekrut Joey untuk bergabung dengan sebuah band punk bernama the Have Nots pada musim semi 1996. Joey meninggalkan the Have Nots pada Februari 1997 untuk “fokus pada Slipknot” tapi malahan mereformasi the Rejects yang bermain di Des Moines hingga Slipknot mulai akan merekam album self-title Slipknot dimana Paul bermain setelah the Have Nots bubar.

Dengan Slipknot, Jordison tampil di empat album studio, dan memproduksi album live “9.0: Live”. 

Pada Agustus 2010 Jordison dipilih sebagai the best drummer of the previous 25 years oleh pembaca majalah Rhythm, mengalahkan para drummer seperti Mike Portnoy, Neil Peart, Phil Collins, dan Dave Grohl.

Pada 12 Desember 2013, Slipknot mengumumkan melalui situs resmi mereka bahwa Jordison meninggalkan band, dengan alasan masalah pribadi. Untuk menanggapinya, Jordison merilis sebuah pernyataan yang berisi bahwa faktanya dia dipecat dari band dan menyatakan bahwa Slipknot “telah menjadi hidupa saya selama 18 tahun terakhir, dan saya tidak akan pernah meninggalkannya, atau penggemar saya”.


Saat melakukan tur Ozzfest pada 2001 untuk mendukung album studio Iowa milik Slipknot, Jordison bertemu dengan Tripp Eisen, kemudian menjadi anggota Static X; keduanya mendiskusikan membentuk sebuah proyek sampingan. Pada 2002, Jordison membangkitkan bandnya The Rejects, mengganti nama mereka menjadi Murderdolls. Jordison menjadi gitaris Murderdolls, dan dia merekrut Wednesday 13 dari Frankenstein Drag Queens from Planet 13 untuk memainkan bass. Wednesday akhirnya menjadi vokalis sedangkan drummer Ben Graves dan bassis Eric Griffin melengkapi lineup grup. Murderdolls bersepakat dengan Roadrunner Records dan merilis sebuah EP berjudul Right to Remain Violent pada 2002. Band kembali pada Agustus 2002 dengan album debut mereka Beyond the Valley of the Murderdolls. Band merilis album studio kedua mereka Women and Children Last pada 31 Agustus 2010. Band melakukan Women Children Last tour bersama Guns N’ Roses dan tampil di seluruh dunia. Tur berakhir pada 24 April 2011. Ini dianggap sebagai tur terakhir band saat Wednesday 13 menegaskan pembubaran band dalam sebuah wawancara pada Maret 2013.



Pada April 2013 sebuah band baru muncul yang menampilkan Jordison, Jed Simon dan Kris Norris. Sedikit yang dirilis kecuali bahwa Jordison memainkan sebagian besar alat musik di proyek ini dan bahwa Chris Vrenna dan seorang vokalis yang tidak diketahui masing-masing melengkapi bagian kibord dan vokal. Pada 21 Juni band diberi nama Scar the Martyr dan vokalisnya bernama Henry Derek. Pada 5 Mei 2016, Jordison mengumumkan bahwa proyek ini sudah dibubarkan.


Pada 5 Mei 2016 Jordison mengumumkan dalam sebuah wawancara di Sirius XM bahwa dia meluncurkan sebuah band baru bernama Vimic.


Pada 20 Mei 2016 Jordion mengumumkan sebuah band extreme metal baru dengan duel vokalis oleh Attila Csihar dari Mayhem dan Sunn O))) bersama dengan kibordis Daath dan mantan kibordis Chimaira Sean Zatorsky. Band ini juga menampilkan Jordison pada drum, bassis Dragonforce Frederic Leclercq pada gitar dan Heimoth dari Seth pada bass. Mereka mengumumkan peluncuran dari album debut mereka 'Echoes Of The Tortured' pada 29 Juli, dan merilis single pertama mareka 'Army of Chaos' via saluran YouTube milik earMUSIC.


Diluar proyek mayoritasnya, Jordison telah tampil dengan grup heavy metal lainnya seperti Rob Zombie, Metallica, Korn, Ministry, Otep, Roadrunner United dan Satyricon. Jordison juga dikenal dengan kerja sesinya dan sebagai produser yang meliputi penampilannya pada banyak album untuk artis yang berbeda. Jordison menggunakan beberapa merk drum termasuk Pearl dan ddrum.


Dikenal luas dengan kemampuannya dalam menggebuk drum, dia telah mempengaruhi banyak pemain dram lainnya, seperti Matt Nichols (Bring Me The Horizon), The Rev dan Arin Ilejay (Avenged Sevenfold), Brent Taddie (Crown Of Empire), Christian Coma (Black Veil Brides), Alex Lopez (Suicide Silence), Mark Castillo (Emmure), Josh Manuel (Issues) dan Tommy Clufetos (Ozzy Osbourne).

1 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...