Laman

Minggu, 15 Januari 2017

MICKY JAGUAR




Dilahirkan pada 14 Januari 1949 di Sukabumi, Jawa Barat. Sosok ini dikenal sebagai salah satu impersonator dari Mick Jagger bahkan lelaki bernama lengkap Michael Merkelbach lebih dikenal lagi dengan sensasi melakukan atraksi panggung menggigit leher kelinci di atas panggung kemudian menghirup dan menenggak darah kelinci.

Micky yang memiliki separuh darah Jerman ini  memulai karir musik rocknya di kota kelahirannya di sekitar akhir era 60an. Saat itu bersama Farid Hardja, Micky kerap membawakan sederetan repertoar dari The Rolling Stones. Disinilah awal ketertarikan Micky untuk menjadi impersonator Mick Jagger dari The Rolling Stones.

Selanjutnya, Micky Merkelbach  mulai meninggalkan Sukabumi dan mulai terkait dengan sederet band yang berada di kota Malang Jawa Timur serta Bandung. Band-band tersebut antara lain adalah Bentoel, Ogle Eyes, Jaguar, Q Red hingga Alkatraz.

Munculnya band Bentoel di Malang pada tahun 1970-an yang mengorbitkan nama-nama rocker first class seperti Mickey Michael Merkelbach, Ian Antono, Teddy Sujaya,membuat musisi rock tanah air terbelalak. Mereka berdecak kagum dengan penampilan band rock dari kota Malang ini. Rock band dengan vokalis andalannya Mickey Michael Merkelbach ini sudah terbiasa meneriakan lagu-lagu hard rock milik Rolling Stones, Led Zeppelin dan Deep Purple dengan melodi yang lebih garang. Mickey sendiri adalah rocker blasteran Malang dan Jerman.


Band Bentoel terdiri atas Ian Antono (gitar sebelumnya drum), Teddy Sujaya (drum), Wanto (flute), Bambang M.G. (bass), Mickey Michael Merkelbach (vokal), dan Yanto (keyboard). Yang disebut terakhir adalah abang kandung Ian Antono. Grup Band Bentoel ini memainkan musik pop hingga  hard rock. Jika di atas pentas, Bentoel lebih banyak memainkan repertoar rock mulai dari Traffic hingga The Rolling Stones. Tetapi anehnya, Bentoel bisa berubah santun ketika menjadi pengiring Emillia Contessa dan Anna Mantovani dalam rekaman.

Band Bentoel saat itu merupakan salah satu group yang tergolong hebat untuk ukuran Indonesia dan banyak show telah mereka lakukan dan yang lebih mengangkat nama group ini adalah penampilan vokalisnya Micky Michael Merkelbach yang seringkali berlaku aneh yang berbau horor dan sadis, gaya panggungnya mirip seperti Mick Jagger sangat urakan  atau berlaku   seperti  Ozzy  Osbourne. Bentoel Band adalah group rock yang paling populer di kota Malang. Pada 1971-1973 mereka group musik yang sangat aktif melakukan tour ke berbagai kota di Indonesia. Pada akhir Agustus ’73 di Gelora Saparua, Bandung. Band Bentoel (malahan saat itu, Ian Antono masih sebagai ‘drummer’ group rock asal Malang tersebut sebelum bergabung dengan God Bless pada tahun 1975) sempat tampil bersama group God Bless dan The Philosophy Gang of Harry Roesli pada acara pagelaran berlabel ‘Anti Narkotika’ di bandung, saat itu Denny Sabri yang dikenal sangat pelit dalam memberi pujian terhadap rock star Tanah Air namun sempat pula terkagum-kagum dengan gaya Mickey Mikelbach dan memberi pujian pada Mickey sebagai seorang Super Star lokal yang kurang modal dikarenakan belum pernahnya dia tinggal diluar negeri tidak seperti Achmad Albar yang mempunyai reputasi Internasional.

Mickey Merkelbach sang vokalis yang perawakannya tinggi besar merupakan perpaduan antara Mick Jagger dan Steve Tyler dalam aksinya bahkan lebih edan dari Ucok AKA. Seperti yang diperlihatkannya ketika tampil bersama Arista Birawa, ZB 101, dan penyanyi Filipina Victor Wood di Gelora Pancasila Surabaya tanggal 18 Februari 1973. Dalam pertunjukan itu, tanpa diketahui panitia Micky mengeluarkan seekor kelinci dari sebuah tas di sudut panggung. Setelah mulutnya komat-komit seperti membaca mantra, Micky mengelus-elus kelinci itu, dibelai dan dicium, tetapi kemudian secara tiba-tiba kelincinya itu dicekiknya, kemudian dilempar dan ditikam dengan belati yang sudah dipersiapkan ke tubuh binatang malang itu. Darah kelinci pun muncrat dan Mickey pun menghirupnya dan penonton terkejut. Berharap mendapat sambutan, Mickey malah menerima teriak berupa  kemarahan dari para penonton agar turun dari panggung.


Ketika itu juga aliran listrik ke peralatan musik di panggung dihentikan oleh panitia dan Mickey serta grup Bentoel diminta menghentikan penampilannya karena pertunjukan yang menegakkan bulu roma itu merupakan perbuatan yang mengarah kepada aksi sadisme dan dicaci maki serta dikutuk banyak orang sampai akhirnya mereka harus turun panggung.
Mickey yang biasa menampilkan aksi sadistis seperti yang tertulis di atas, maka dalam suatu pertunjukannya bersama band barunya Oegle Eyes di Taman Remaja Surabaya, ia tidak lagi menampilkan adegan menghisap darah binatang sebelumnya yang telah berhasil mengorbitkan namanya, seperti gaya suaranya yang tetap keras, hobinya bernyanyi sambil berjongkok-jongkok, main sodok stick mike serta berlengggang-lenggok, ditambah dengan demostrasi main kipas serta mengkibas-kibaskan rambut seperti halnya permainan kuda lumping.

Nama Band Bentoel bertambah terkenal oleh karenanya dan sewaktu Bentoel tampil di “Jakarta Fair 1974”, mereka dilirik God Bless yang sedang ancang-ancang mencari pengganti Nasution Bersaudara (Keenan Nasution (drum), Debby Nasution (keyboard) dan Oding Nasution (gitar).God Bless terkesima melihat permainan dua personel Bentoel Teddy Sujaya (drum) dan Ian Antono (gitar) ini. Tak lama berselang atas ajakanYockie yang saat itu bersama Sammi Zakaria tinggal di Malang merekapun bersedia direkrut untuk gabung ke God Bless dan setelah itu otomatis group band Bentoel-pun sekarat apalagi  sponsor utamanya Pabrik rokok Bentoel menarik diri setelah Ian dan Teddy cabut, tanpa adanya sponsor tersebut maka kegiatan group ini pun praktis terhenti dan bubar!.

Micky ketika jumpa pers pada tour God Bless di kota Semarang tahun 1986 pernah berkata “Bentoel bubar karena gitaris gue Ian Antono dan drummer gue Teddy Sudjaya diculik si Achmad (maksudnya Achmad Albar).” Achmad Albar yang duduk satu meja dengan Micky hanya senyum-senyum kecut.

Sementara itu, bubarnya Bentoel memaksa vokalis Mickey  bergabung dalam Ogle Eyes, grup band ini adalah milik perusahaan rokok Oepet di Malang.  group yang juga diperkuat oleh mantan personil Giant Step keyboardist Jocky Soerjoprayogo dan drummer Sammy Zakaria langsung saja melesat namanya karena nama-nama personil didalamnya sudah menjadi jaminan. Dalam suatu pertunjukan bersama band barunya di Taman Remaja Surabaya, Micky tidak lagi menampilkan adegan menghisap darah binatang.

Namun demikian dalam pertunjukannya ini ia masih mencoba mengulang kembali gaya dan tingkah yang pernah diperlihatkan. Mickey juga sempat memulai karir solonya dengan merekam album berjudul ‘Metropolitan’ [Prawita records]. Pada rilisan tersebut,d ia berduet dengan  Sylvia Saartje di lagu yang berjudul Wanita. Saat ini, kaset solo Mickey menjadi barang langka dan collector item yang bernilai tinggi. Karena suasana di grupnya sudah tidak mendukung lagi disebabkan Yockie sudah gabung kembali ke God Bless lalu Mickey pun ikut ikutan pindah ke Jakarta maka Ogle Eyes-pun akhirnya bubar.

Selepas bubarnya Ogle Eyes Mickey pun hijrah ke Jakarta dan mendirikan Jaguar (oleh karenanya namanya-pun menjadi popular sebagai Micky Jaguar) bersama Yockie dan Toto Tewel, gitaris semasa di Ogle Eyes di Malang. Tapi sayangnya ketika rekaman yang mengiringinya bukanlah salah satu dari band yang dimilikinya. ‘Dokter Pancaroba’ (1978), album pertamanya, digarap bersama Jopie Item.”Saya nggak ngerti, kenapa waktu itu kok si Mickey nyarinya saya. Tau-tau dia sudah dirumah saya. Padahal kami saling gak kenal ketika itu. Tapi karena tekadnya kenceng, akhirnya permintaannya saya turuti.” Cerita Jopie, dan album kedua dikerjakan oleh Bambang, pemain Bass Band Bentoel bersama Yopie Item. Sayang album ini tak jadi beredar. Mickey setelah bermukim  di Sukabumi  selama beberapa tahun lalu diapun wafat disana pada  tahun 1985. (MHAS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...