Laman

Minggu, 07 Mei 2017

TOMMY FUNDERBURK




Dilahirkan pada 6 Mei 1952 di Carolina Utara, dan tumbuh di bagian selatan. Musik favoritnya meliputi The Beatles, semua jenis R&B, soul dan Gospel. Di kampus, dia bermain di sebuah band yang dia dan teman-temannya mulai bernama Sanctuary. Dia belajar untuk menjadi seorang guru sejarah SMA dan merekam musik iklan di sebuah studio lokal. Band ini pernah membuka untuk Andrae Crouch. Crouch dan drumernya tertarik oleh penyanyi muda ini dan mendorong Tommy untuk datang ke LA.

Funderburk menjual apapun yang dia punya dan pindah ke LA dimana dia bertemu sesorang dari Earth, Wind and Fire. Dia diperkenalkan pada David Foster (yang ikut menulis beberapa lagu di album I Am milik EW&F) dan Jay Gordon, yang sedang mencari seorang penyanyi untuk proyek mereka Airplay. Peran itu kemudian jatuh pada Funderburk.


Pada awal 80an dia bertemu drumer Bob Wilson dari grup Seawind, dan pada 1984 mereka membentuk The Front. The Front merekam sebuah album self-title, diikuti oleh sebuah tur AS tahun berikutnya. Di tur Eropa formasinya adalah Funderburk pada vokal, Wilson pada drum, alumni Seawind Bud Nuanez dan Ken Wild pada bass dan gitar, dan John Andrew Schreiner pada kibord.

Pada 1986 Tommy Funderburk mengisi vokal utama pada sebuah lagu berjudul "Never Too Late To Start" untuk soundtrack film "Running Scared". Funderburk juga berpartisipasi pada sebuah album berjudul Voices dengan sebuah lagu berjudul "Lift Up My Voice". Pada 1987 Wilson dan Funderburk membentuk kembali band mereka, membawa mantan anggota Seawind lainnya, Larry Williams, pada kibord dan saksofon, merubah nama band menjadi What If, dan merilis sebuah album self-title melalui RCA. Album ini juga menampilkan hasil kerja gitar yang hebat dari Michael Landau.


Terpisah dari mengomandani band dan melakukan kerja sesi Tommy juga menulis lagu untuk para artis lain termasuk Starship. Pada 1989 lagu "It's Not Enough" (dari album Starshop, Love Among the Cannibals), yang dibawakan oleh Starship dan ditulis oleh Funderburk dan Martin Page, mencapai No. 12 di tangga Billboard.

Pada 1988 Funderburk bertemu Bruce Gaitsch di sebuah sesi rekaman dengan Richard Marx (Gaitsch dan Marx sedang mencari penyanyo yang bisa menyanyi lebih tinggi dibandingkan Richard Marx). Gaitsch dan Funderburk memutuskan untuk menulis beberapa lagu bersama. Lagu pertama yang mereka tulis "King of Hearts", adalah sebuah penghormatan untuk Roy Orbison yang kemudian disertakan di album King of Hearts dan juga menjadi nama band. Terpisah dari Fundeburk dan Gaitsch band menampilkan Kelly Keagy dari Night Ranger pada drum dan vokal, dan George Hawkins pada vokal dan bass. King of Hearts teken kontrak pada Polygram, tapi PolyGram tidak pernah merilis materi apapun dari band. Lagu-lagu dari sesi ini akhirnya dirilis sepuluh tahun kemudian oleh perusahaan rekaman Jepang pada sebuah album berjudul "1989".


Beberapa lagu dari sesi King of Hearts kemudian dicampur ulang dan bersama dengan beberapa lagu baru album pertama mereka akhirnya dirilis pada 1994 di Swedia, Jepang dan Jerman - walaupun kini dengan band King of Hearts hanya terdiri dari Tommy Funderburk dan Bruce Gaitsch. Pada tur selanjutnya formasi King of Hearts adalah Fundeburk dan Gaitsch bersama dengan David Miner pada bass, Bill Cantos pada kibord dan Billy Ward pada drum - band menghabiskan satu minggu melakukan tur Jepang dan minggu lainnya di Swedia.

Pada 1995 Funderburk dan bassis David Miner, yang dikenal Funderburk sejak masa Andrae Crouch, merekam dan merilis sebuah koleksi akustik dari lagu-lagu yang berjudul The Dwelling Place. Album ini berisi campuran dari himne dan lagu klasik yang aslinya ditulis untuk digunakan sebagai pujian di Malibu Vineyard Church dimana dia adalah pimpinan pemuja pada saat itu. Pada 1996 Funderburk dan Bruce Gaitsch merekam kelanjutan dari labum King of Hearts pertama berjudul Joy Will Come, yang dirilis selama musim semi 1996 di Swedia, Jerman dan Jepang. Pada Desember 1997, Thoughtscape merilis sebuah CD kompilasi King of Hearts berjudul No Matter What, nampaknya sebagai rekaman terakhir mereka.

Pada 1998 Tommy merekam sebuah album akapela dengan grup vokal West Coast All Stars (menampilkan Funderburk, Jason Scheff dari Chicago, Bobby Kimball dari Toto dan Joseph Willaims mantan Toto) berjudul Naturally. Album ini berisi versi akapela dari hit klasik dari 70an, contohnya "Stairway to Heaven", "I Shot the Sheriff", "What's Goin' On", dan "Sir Duke".

Pada 2004 Funderburk ikut mendirikan Soveriegn Artists, sebuah perusahaan rekaman yang merilis album pertama King of Hearts lebih dari satu dekade, Jupiter's Darling. Di rilisan pers pertama Funderburk berkata, "Kami ingin menampung para artis yang memiliki basis penggemar yang kuat, dan yang sudah lama. Kami mencoba untuk tidak membedakan genre. Kami ingin hanya berkonsentrasi pada musik yang bagus.

Pada Januari 2005 perusahaan rekaman Italia Frontiers merilis album debut milik Funderburk, Anything for You, sebuah album yang menapilkan lagu-lagu yang ikut ditulis oleh Funderburk dengan nama-nama seperti Michael Thompson, Bruce Gaitsch dan Greg Mathieson dalam gaya Toto, Richard Marx dan Toto.


Dia juga sudah melakukan rekaman dengan para musisi seperti Jon Anderson, Laura Branigan, Coverdale-Page, Melissa Manchester, Magnum, Motley Crue, Steve Lukather, Rick Springfield, Richie Kotzen, REO Speedwagon, Whitesnake, Yes dan lain-lain.

Funderburk adalah CEO dan pendiri dari perusahaan P2P, Muzit, sebuah perusahaan yang mencari kebiasaan pengunduhan dari pembagi data, dan mengijinkan pemilik hak cipta untuk menghubungi pembagi data ini melalui ISP mereka, agar bisa memberi mereka tawaran diskon, promosi, donasi dan untuk tujuan pemasaran lainnya dan diluncurkan pada 8 Januari 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...